Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PEDAGOGIS-TEOLOGIS DALAM TRADISI RITUAL WULLA PODDU PADA MASYARAKAT SUMBA BARAT KAMPUNG OMBARADE Nadap Rafi Ghungnga; Hendrik A E Lao
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5213

Abstract

Studi kasus ini menganalisis aspek pedagogis-teologis tradisi ritual Wulla Poddu di Kampung Ombarade, Sumba Barat, yang masih dipraktikkan meskipun adanya integrasi dengan agama Kristen. Tujuan penelitian adalah memahami Wulla Poddu sebagai wahana pendidikan karakter. Metode kualitatif deskriptif digunakan, menganalisis data observasi partisipan dan wawancara. Hasilnya menunjukkan Wulla Poddu mengajarkan disiplin, kerjasama, dan penghormatan leluhur melalui tahapan ritual yang kaya makna simbolis. Wulla Poddu berpotensi sebagai model pendidikan karakter berkelanjutan, merekomendasikan integrasi nilai-nilai ritual ke dalam kurikulum formal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif tentang tradisi Wulla Poddu dan implikasinya bagi pendidikan karakter.
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Memonitoring Aktivitas Belajar Dari Rumah Di Tengah Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) (Studi di SMA Negeri di Kota Kupang) Hendrik A E Lao
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 6 No 1 (2022): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v6i1.784

Abstract

Abstrak Pandemi virus corona tengah melanda Indonesia sejak Maret 2020, sehingga menyebabkan pemerintah menginstruksikan agar sekolah-sekolah melakukan aktivitas belajar dari rumah. Oleh karena itu, fungsi manajemen kepala sekolah sangat diperlukan untuk memperlancar berjalannya program ini. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana fungsi manajemen kepala sekolah berjalan sesuai dengan fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara kepada kepala sekolah di SMA Negeri di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dan juga melihat dokumen-dokumen berupa foto dan video hasil laporan guru kepada kepala sekolah sebagai bentuk aktivitas belajar siswa dari rumah. Hasil penelitian diperoleh bahwa selama masa belajar dari rumah dilakukan siswa tetap belajar khususnya meningkatkan kemampuan literasi dan numerik dengan dibimbing oleh guru dan juga orang tua. Apabila orang tua mengalami kesulitan dalam membimbing anak, maka guru akan langsung membimbing siswa. Metode-metode yang digunakan juga sudah sangat efektif dan efesien dengan memperhatikan kebutuhan dan kemampuan siswa.
Manajemen Penerapan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Keluarga Beda Agama Di Kelurahan Bakunase 2 Kecamatan Kota Raja - Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Hendrik A E Lao; Yandri Y.C. Hendrik; Lanny I. D. Koroh; Merensian Hale
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 6 No 2 (2022): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v6i2.903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam keluarga beda Agama di Kelurahan Bakunase 2 Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Dengan rumusan masalah bagaimana penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam keluarga beda agama? Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan teknik wawancara terhadap 3 keluarga yang nikah beda agama. Hasil Penelitian menunjukan antara lain: 1) Komitmen Kebangsaan, Penerapan komitmen kebangsaan dapat menumbuhkan keharmonisan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan berbangsa; 2) Toleransi, bahwa nilai toleransi yang diterapkan dapat menumbuhkan sikap kebersamaan dan rasa hormat dengan anggota keluarga maupun orang lain karena perbedaan pandangan atapun keyakinan; 3) Anti Kekerasan, bahwa nilai anti kekerasan dalam moderasi beragama memberikan nilai untuk berpikir secara bijaksana dan tidak fanatik terhadap satu pandangan keagamaan atau kelompok namun harus meniciptakan kebaikan dan keadilan; 4) Akomodatif, bahwa nilai akomodasi moderasi beragama menjadi bagian terpenting untuk dapat memahami perilaku orang lain sehingga dapat menghindari terjadinya konflik untuk mewujudkan ketersediaan menerima nilai-nilai keagamaan dan budaya lokal untuk saling menerima satu dengan yang lainya. Kesimpulan bahwa Nilai komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan akomodasi merupakan landasan dalam menciptakan keharmonisan, dan kerukunan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat serta bernegara.