Muhammad Isla, Rahmayanti & Husni Mubarak
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi STKIP Paris Barantai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETNOLINGUISTIK SEMANTIK PAPPASENG SEBAGAI PETUAH LELUHUR BUGIS Muhammad Isla, Rahmayanti & Husni Mubarak
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 14 No 1 (2026): Cendekia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v14i1.573

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna denotatif dan makna konotatif Pappaseng sebagai petuah leluhur Bugis desa Rantau Panjang Hulu kecamatan kusan hilir kabupaten tanah bumbu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan data berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Sumber data penelitian meliputi Semantik Pappaseng sebagai petuah leluhur Bugis yang diperoleh melalui wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pencatatan, dan teknik rekaman untuk memahami makna pappaseng secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian makna semantik Pappaseng sebagai petuah leluhur Bugis desa rantau panjang hulu kecamatan kusan hilir kabupaten tanah bumbu. Terdiri dari 14 Pappaseng, (1) Pappaseng moto mele’ (2) Pappaseng mette’ (3) Pappaseng barakkanna ele’e (4) Pappaseng botting (5) Pappaseng dio subuh (6) Pappasengna manggaribi (7) Pappaseng pemmali (8) Pappaseng onni (9) Pappaseng jakka (10) Pappaseng mandre (11) Pappaseng massering onni (12) Pappaseng selleng (13) Pappaseng jokka (14) Pappaseng ade’. Makna denotatif dari pappaseng adalah ajaran etika dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup kebiasaan, ucapan larangan, aktivitas umum masyarakat, seperti tidur, ibadah hingga bepergian. Makna konotatifnya mengandung pesan moral berupa nasihat, adab, kesetiaan, kerja keras, kebersihan, dan kebijaksanaan yang berfungsi sebagai simbol kearifan lokal dalam membentuk karakter dan martabat masyarakat Bugis. Kata kunci: Pappaseng, Petuah, Suku Bugis.