Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Internal Control and Good Government Governance on Fraud Prevention Sarah Andini; La Ode Anto; Nitri Mirosea
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 1 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i1.9898

Abstract

Fraud remains a critical issue in public sector organizations, undermining accountability, transparency, and public trust in government institutions. Strengthening internal control systems and implementing Good Government Governance are widely regarded as essential strategies for preventing fraudulent practices. This study aims to examine the effect of internal control and Good Government Governance on fraud prevention in the public sector. Employing a quantitative research design, data were collected through structured questionnaires distributed to Government Internal Supervisory Apparatus at the Regional Inspectorate of South Konawe Regency, Indonesia. The data were analyzed using multiple linear regression supported by classical assumption testing. The findings indicate that internal control has a positive and significant effect on fraud prevention, demonstrating its role in minimizing opportunities for fraud through effective supervision and control mechanisms. In addition, Good Government Governance positively influences fraud prevention by promoting transparency, accountability, and ethical conduct within public institutions. These results confirm that the integration of robust internal control systems and sound governance practices is crucial for enhancing fraud prevention efforts. This study contributes to the public sector fraud prevention literature by providing empirical evidence that reinforces the importance of governance and control mechanisms in strengthening integrity and reducing fraud risks.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Berdasarkan Pendekatan Value For Money pada Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur Marsifa Marsifa; Arifuddin Mas’ud; Nitri Mirosea
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5857

Abstract

Tujuan utama akuntansi sektor publik adalah untuk meningkatkan transparansi dan tanggung jawab pengelolaan anggaran daerah melalui penggunaan metrik keuangan berbasis kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerja fiskal Pemkab Kolaka Timur dari tahun 2020 hingga 2024 dengan menggunakan lensa Value for Money. Data sekunder bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan digunakan secara deskriptif kuantitatif. Untuk menilai kemanjuran pengelolaan anggaran dan pencapaian pendapatan daerah, kinerja keuangan dievaluasi dengan menggunakan efisiensi, efektivitas, dan rasio ekonomi, dilengkapi dengan analisis kemandirian keuangan daerah dan rasio ketergantungan transfer antarpemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan regional berfluktuasi sepanjang periode penelitian. Dimensi ekonomi dan efektivitas umumnya menunjukkan kinerja yang dapat diterima, mencerminkan kemampuan pemerintah untuk mengendalikan pengeluaran dan mencapai target pendapatan pada tahun fiskal tertentu. Namun, dimensi efisiensi mengungkapkan kelemahan yang terus-menerus, karena belanja daerah sering melebihi penerimaan daerah yang direalisasikan, mengindikasikan efisiensi yang terbatas dalam pemanfaatan dana publik. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah belum sepenuhnya memenuhi prinsip Value for Money. Penelitian ini merupakan tambahan yang berharga untuk literatur akuntansi sektor publik karena menawarkan tinjauan menyeluruh tentang kinerja keuangan pemerintah daerah dan menawarkan implikasi praktis untuk meningkatkan perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan akuntabilitas di pemerintah daerah.