Dicky Syahputra Lubis
STIE Al-Washliyah Sibolga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan Siti Septiani; Safriadi Pohan; Dicky Syahputra Lubis
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Kinerja Keuangan pada Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian yaitu 5 tahun laporan keuangan (neraca dan laporan rugi laba yang juga sebagai sampel (sampel Jenuh). Data penelitian juga menggunakan uji analisiss data dengan menggunakan uji koefisien korelasi, uji determinasi, regresi linier sederhana dan uji t (uji hipotesis) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif antara Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar 0,173, sehingga apabila diinterpretasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan sangat rendah. Persamaan regresi yang diperoleh Y = 9007054,547 + 0,002X yang menunjukkan pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Kinerja Keuangan. Uji t menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan tidak diterima kebenarannya, dimana t hitung 0,304 > 3,18245, yang berarti Kinerja Keuangan bertambah sebesar koefisien regresi/ slop (0,002) apabila variabel Program Corporate Social Responsibility (CSR) ditambah dengan satu satuan. Sementara koefisien determinasi diketahui bahwa Program Corporate Social Responsibility (CSR) hanya berperan sebesar 3 % terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan dan sisanya sebesar 97,0 % dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model.
Pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan Yuniar; Safriadi Pohan; Dicky Syahputra Lubis
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja keuangan pada Usaha nani Collection Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian yaitu 5 tahun laporan keuangan (neraca dan laporan rugi laba yang juga sebagai sampel (sampel Jenuh). Data penelitian juga menggunakan uji analisiss data dengan menggunakan uji koefisien korelasi, uji determinasi, regresi linier sederhana dan uji t (uji hipotesis) Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif antara Struktur Modal dan Kinerja keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar 0,968, sehingga apabila diinterpretasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan sangat kuat. Persamaan regresi yang diperoleh Y = -18,673 + 2,273X yang menunjukkan pengaruh Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan. Uji t menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima kebenarannya, dimana t hitung 6,714 > 3,18245, yang berarti Kinerja keuangan bertambah sebesar koefisien regresi/ slop (2,273) apabila variabel Struktur Modal ditambah dengan satu satuan. Sementara koefisien determinasi diketahui bahwa Struktur Modal hanya berperan sebesar 93,8 % terhadap Kinerja keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Pabrik Kelapa Sawit Hapesong Kabupaten Tapanuli Selatan dan sisanya sebesar 6,2 % dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model.