Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEBIJAKANPEMERINTAH DAERAH, INSENTIF FISKAL, DAN AKSES PEMBIAYAAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI HALAL REGIONAL KOTA MAKASSAR Nadia; Sinar; Desy Rahmawati Anwar
JUMESI : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 1 No 2 (2025): JUMESI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri halal merupakan salah satu sektor strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai syariah yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional. Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia memiliki peluang signifikan dalam pengembangan industri halal, khususnya melalui dukungan kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah terhadap pertumbuhan industri halal regional di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM dan industri halal di Kota Makassar. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah daerah, insentif fiskal, dan akses pembiayaan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan industri halal regional, baik secara parsial maupun simultan. Akses pembiayaan syariah ditemukan sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan publik, instrumen fiskal, dan sistem keuangan syariah dalam membangun ekosistem industri halal yang berkelanjutan. Dari perspektif ekonomi syariah, hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip maqashid syariah dalam mewujudkan kemaslahatan, perlindungan harta, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan industri halal regional yang inklusif dan berdaya saing