Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Detection of Rhodamine B in Tomato Sauce Distributed by Street Food Vendors in Kambu District, Kendari City Abdul Rahman; Tanri Yunanto Widodo; Widarni; Magvirah Tuljannah; Nadia Dwiharja Musrin; Hikma Sri Nurwidiarni; Ramadhan Tosepu; Asramid Yasin
Journal of Health Science and Pharmacy Vol. 2 No. 3 (2025): September - December
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/jhsp.v2i3.1384

Abstract

Background: Rhodamine B is a bright red synthetic dye that is toxic and carcinogenic, and therefore its use in food is prohibited by the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM). However, illegal use of this substance is still found, especially in foods sold freely such as those from street vendors. Objective: This research aims to analyze the presence of Rhodamin B content in tomato sauce used by street vendors on Haluoleo Street, Kambu Village, Kendari City, and relate it to the characteristics of vulnerable consumers. Methods: This research uses a quantitative descriptive design with laboratory tests using test kits. The samples in this study consist of five types of ketchup obtained from five different street vendors along Jl. Haluoleo, Kambu, City of Kendari. Results: The test results show that all negative samples contain Rhodamine B, which indicates that the food sauces sold at that location are relatively safe for consumption. From the respondents' perspective, the majority belong to the young age group (18–21 years) with varying weight distribution, and most are men who claim to regularly consume food from street vendors. Although the test results indicate no presence of Rhodamine B, the risk of exposure to hazardous substances still exists if monitoring and consumer education are not improved. Conclusion: Nickel mining in North Konawe Regency has brought positive economic impacts, such as increased production and employment opportunities. However, it has also led to river pollution due to industrial waste containing heavy metals, which affects water quality and public health. Therefore, proper environmental management and the preparation of a comprehensive Environmental Impact Assessment are essential to minimize negative impacts and support the sustainability of mining activities.
Analisis Potensi Bahaya dan Penilaian Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Gudang Penyimpanan Obat : Literature Review Tiara Muslimah Jamal; Rini Rini; Salfitriana Rebecha Lakawa; Inochi Lara Palino; Elfirah Elfirah; Aswanty Aswanty; Wa Ode Sitti Nurokhmadani; Tanri Yunanto Widodo; Syawal Kamiluddin Saptaputra
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i3.13

Abstract

Kasus kecelakaan kerja dapat terjadi diberbagai lingkungan kerja tanpa terkecuali sehingga dapat merugikan berbagai pihak. perlu adanya upaya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko untuk mencapai suatu kesehatan kerja dalam lingkungan kerja.Tujuan penelitian ini untuk melihat dan menganalisis potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi di Gudang penyimpanan obat secara umum termasuk yang dapat terjadi di Instalasi dan Industri Farmasi. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah kualitatif dengan pendekatan literature review. Artikel nasional yang dikumpulkan melalui pencarian google scholar dengan kata kunci “potensi bahaya dan penilaian risiko K3 di gudang penyimpanan obat, instalasi farmasi dan industri farmasi”. Rentang tahun 2020-2024 dan total jurnal yang diperoleh sebanyak 9 jurnal. Setelah dilakukan penyaringan dengan judul dan hasil yang paling mendekati dengan topik pembahasan diperoleh sebanyak 7 jurnal. Untuk melengkapi pembahasan yang akan dibuat, jurnal yang sudah terkumpul kemudian dibandingkan dan dianalisis. Hasil penilitian ini menunjukkan potensi bahaya yang diantaranya adalah bahaya fisik, bahaya biologi, bahaya kimia, ergonomi da psikologis. Potensi bahaya ini dapat menyebabkan risiko diantaranya kecacatan fisik, keracunan, terinfeksi mikroorganisme baik itu bakteri, virus atau jamur termasuk infeksi nosokomial, juga dapat menyebabkan masalah muskuloskeletal yang dapat berdampak pada pada kualitas kerja yang tidak efisien dan optimal. Memberikan sosialisasi tentang prosedur K3, melengkapi alat pelindung diri (APD) yang memadai bagi karyawan, melakukan monitorin dan evaluasi secara berkala merupakan Upaya pengendalian risiko yang telah dilakukan.