Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketahanan Keluarga bagi Perempuan yang Ditinggal Mati Suami (Janda) dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Kecamatan Pangkajene) Jumardi, Siti Naila; Baedah, Said Syarifuddina Abu; Rosmiati
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - April 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19402602

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana upaya perempuan yang ditinggal mati suami (janda) dalam mewujudkan ketahanan keluarga di Kecamatan Pangkajene serta bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap upaya tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perempuan janda dalam menjaga ketahanan keluarga dan menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data nonstatistik. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Pangkajene dan dilakukan selama dua bulan. Sumber data meliputi data primer dan sekunder, dengan subjek penelitian perempuan janda, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perempuan janda berperan ganda sebagai pencari nafkah dan pengasuh anak, membagi waktu antara pekerjaan dan pengasuhan, serta membangun komunikasi dan nilai moral dalam keluarga. Tinjauan hukum Islam menegaskan bahwa upaya ini sesuai dengan prinsip tanggung jawab, perlindungan anak, dan pemeliharaan keluarga. Upaya perempuan janda mencerminkan ikhtiar menjaga keberlangsungan keluarga dan mendidik anak agar mandiri dan berakhlak baik. Kesimpulannya, (1) Perempuan yang ditinggal wafat suami di Kecamatan Pangkajene berupaya menjaga ketahanan keluarga dengan bekerja memenuhi kebutuhan ekonomi, mengasuh dan memperhatikan pendidikan anak, serta menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak. Mereka juga menjaga komunikasi yang baik dengan anak agar keluarga tetap harmonis meskipun tanpa kehadiran ayah. (2) Tinjauan hukum Islam menunjukkan upaya tersebut sejalan dengan konsep ḥaḍānah dalam fiqh al-munākaḥāt, yaitu kewajiban orang tua memelihara, melindungi, dan mendidik anak sebagai amanah dari Allah SWT agar kebutuhan fisik, pendidikan, dan akhlaknya terpenuhi sehingga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berakhlak baik.