Tingginya volume sampah nasional dan masih rendahnya kesadaran peduli lingkungan, khususnya di kalangan siswa Sekolah Dasar, menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan sikap peduli lingkungan siswa melalui edukasi pilah sampah dan daur ulang berbasis praktik di SD Islam Nurul Islam Semarang (Kampus II). Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan melibatkan siswa secara aktif melalui penyampaian materi interaktif, permainan edukatif, diskusi, serta praktik langsung memilah sampah dan pembuatan kompos. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Desember 2025 dan dievaluasi secara deskriptif-kualitatif melalui observasi, tanya jawab, dan pengamatan terhadap partisipasi serta pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman siswa mengenai jenis sampah (organik, anorganik, dan B3), tingginya antusiasme dan keterlibatan siswa selama kegiatan, serta munculnya indikasi awal perubahan sikap peduli lingkungan. Pembelajaran berbasis praktik terbukti membantu siswa mengaitkan pengetahuan dengan pengalaman nyata, sehingga memperkuat kesiapan perilaku dalam pengelolaan sampah. Simpulan utama dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukatif-partisipatif berbasis praktik efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan sikap peduli lingkungan pada siswa Sekolah Dasar. Disarankan adanya keberlanjutan program melalui pendampingan, pelibatan guru, serta dukungan kebijakan sekolah agar perubahan sikap yang terbentuk dapat berkembang menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.