Penanaman nilai-nilai karakter sejak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam proses pendidikan anak, karena pada masa ini anak berada pada tahap perkembangan yang sangat pesat dalam membentuk kebiasaan dan perilaku. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanamkan karakter positif pada anak adalah melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yaitu kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan-kebiasaan tersebut melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang dilakukan secara rutin di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat pada anak usia dini. Peran tersebut terlihat melalui beberapa indikator, yaitu guru memberikan apresiasi dan motivasi kepada anak, guru menjadi teladan dalam berbagai kegiatan pembiasaan, guru membimbing anak secara konsisten dalam melakukan berbagai kegiatan positif, serta guru berperan sebagai penghubung antara sekolah dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan baik kepada anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mendukung keberhasilan penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat pada anak usia dini.