Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan di PT Inti Presisi Toolsindo Yulianto, Aryo; Madiistriyatno, Harries; Adiputra, I Gede
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap kinerja karyawan di PT Inti Presisi Toolsindo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan produktivitas perusahaan, khususnya melalui penerapan disiplin kerja yang baik dan peningkatan motivasi karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data penelitian diperoleh dari jawaban responden terhadap kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT Inti Presisi Toolsindo, dengan teknik pengambilan sampel secara acak. Analisis data dilakukan untuk menguji hubungan serta pengaruh antarvariabel penelitian, yaitu disiplin kerja dan motivasi sebagai variabel independen, serta kinerja karyawan sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan karyawan, maka semakin baik pula kinerja yang dihasilkan. Selain itu, motivasi juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti bahwa dorongan kerja yang kuat dapat meningkatkan semangat dan hasil kerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Inti Presisi Toolsindo. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor, tetapi oleh kombinasi disiplin kerja dan motivasi yang saling mendukung. Perusahaan perlu memperhatikan kedua aspek tersebut secara berkelanjutan untuk mencapai kinerja organisasi yang optimal.