Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Produktivitas Maksimum Penggunaan Lahan Rest Area KM 844 Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo Berdasarkan Kriteria Highest And Best Use Trisnawati, Suci Rochma; Utomo, Christiono
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i4.5490

Abstract

Pembangunan jalan tol terus berjalan hingga saat ini, salah satu contohnya adalah Jalan Tol Trans Jawa, yang dibangun untuk menghubungkan Provinsi Banten dengan Provinsi Jawa Timur. Panjang rute yang harus dilalui pengguna jalan tol, serta meningkatnya volume kendaraan yang melewati jalan tol, harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, yaitu rest area. Rest area memainkan peran penting dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, dan produktivitas pengguna jalan, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Perencanaan fasilitas rest area di Indonesia sering mengabaikan penggunaan lahan yang menghasilkan produktivitas tertinggi. Penelitian ini melakukan analisis untuk mengidentifikasi alternatif penggunaan lahan di rest area yang memaksimalkan produktivitas lahan. Metode Highest and Best Use (HBU) digunakan untuk mengidentifikasi alternatif penggunaan lahan kosong di rest area KM 844 di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo. Analisis HBU mencakup empat aspek utama: persyaratan legal, persyaratan fisik, persyaratan keuangan, dan memaksimalkan produktivitas dari penggunaan lahan. Penelitian ini menemukan bahwa di antara ketiga alternatif yang dianalisis menggunakan empat kriteria HBU, alternatif 1 menghasilkan nilai tanah sebesar Rp. 104.317 per meter persegi dengan produktivitas lahan sebesar 17%, alternatif 2 menghasilkan nilai lahan sebesar Rp. 803.514 per meter persegi dengan produktivitas lahan sebesar 134%, dan alternatif 3 menghasilkan nilai lahan sebesar Rp. 1.198.615 per meter persegi dengan produktivitas lahan sebesar 199%.