Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Hidrogeokimia dan Evaluasi Kualitas Air Sungai dan Air Tanah di Kawasan Braga, Kota Bandung Syah, Ahrish Firman; Suneth, Nur Vira; Sianturi, Ahmad Sholeh; Fadyasha, Mhd. Isfahan; Rosaria, Maria Christine; Aulia, Rifda Amara; Nawfaldhiyaa, Abyaz
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i4.5711

Abstract

Kawasan perkotaan dengan aktivitas domestik dan komersial yang intensif berpotensi mempengaruhi kualitas air permukaan dan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik, komposisi ion mayor, fasies hidrogeokimia, serta kesesuaian kualitas air terhadap standar baku mutu di kawasan Braga, Kota Bandung. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik air permukaan Sungai Cikapundung dan dua titik air tanah dari sumur warga. Parameter fisik diukur secara in situ, sedangkan analisis kimia dilakukan menggunakan metode Ion Chromatography (IC) untuk anion dan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS) untuk kation. Evaluasi kualitas data kimia dilakukan menggunakan perhitungan ion balance error, sedangkan interpretasi fasies hidrogeokimia menggunakan diagram Piper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel air memiliki fasies hidrogeokimia Ca–Mg–HCO?, yang mencerminkan dominasi proses interaksi air–batuan pada endapan vulkanik Cekungan Bandung. Evaluasi terhadap standar baku mutu menunjukkan bahwa beberapa parameter, terutama pH dan nitrat pada air sungai serta TDS dan mangan pada salah satu sampel air tanah, tidak memenuhi batas yang ditetapkan. Analisis neraca air menggunakan metode F.J. Mock menunjukkan bahwa dinamika hidrologi wilayah dipengaruhi oleh pola curah hujan musiman yang mengontrol limpasan permukaan dan potensi interaksi antara air permukaan dan air tanah. Secara keseluruhan, kualitas air di kawasan Braga dipengaruhi oleh kombinasi proses geogenik dari interaksi air–batuan serta tekanan antropogenik dari aktivitas perkotaan.