Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Banjir dan Kerusakan Hutan dalam Tinjauan Q.S Ar-Rum Ayat 41: Refleksi Teologis Atas Krisis Ekologis: Penelitian Muhammad Iqbal; Bella safitri sipayung; Dian Fitriani; Khoirunnisa matondang; Kanaia caisar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6054

Abstract

Krisis ekologis, khususnya fenomena banjir dan kerusakan hutan, telah menjadi persoalan global yang mengancam keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi makna fasād dalam QS. Ar-Rum ayat 41 dan relevansinya terhadap krisis ekologis modern, serta merumuskan tanggung jawab moral manusia dalam kerangka teologi lingkungan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menelaah data primer berupa ayat Al-Qur'an dan data sekunder dari berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep fasād dalam QS. Ar-Rum: 41 tidak hanya mencakup kerusakan fisik, tetapi juga gangguan terhadap keseimbangan tatanan alam akibat ulah manusia (bimā kasabat aydī al-nās). Penafsiran kontemporer menegaskan bahwa deforestasi dan eksploitasi berlebihan adalah manifestasi nyata dari krisis spiritual manusia yang kehilangan kesadaran sakral terhadap alam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bencana banjir merupakan peringatan teologis (tadzkīr) yang menuntut tobat ekologis sebuah perubahan paradigma dari dominasi eksploitatif menuju pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan berbasis nilai-nilai iman dan prinsip keseimbangan (mīzān).