Yoewono Hadisupadmo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSPEKTIF WISATAWAN DARI NEGARA ASIA DI INDONEsiA Yoewono Hadisupadmo
Jurnal Manajemen FE-UB Vol. 1 No. 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor Pariwisata merupakan sektor andalan dari Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah selalu memacu suksesnya sektor ini, baik secara kuantitas maupun kualitasnya.Meskipun dari tahun ke tahun meningkat, namun tetap perlu dicermati kenaikan tersebut, sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang signifikan yang mempengaruhinya.Penulis meneliti dan mencermati data-data yang ada selarna kurun waktu terakhir sehingga dapat diketahui hal-hal ikhwal mengenai perkembangan kepariwisataan di Indonesia, dan sebagai obyek pengamatan adalah wisatawaqn mancanegara dari Negara-negara Asia. yang ada,Kesimpulan yang ada adalah : l. Jurnlah wisatawan dari masing-masing Negara ke Indonesia rnempunyai fungsi/fenomena yang berbeda, ada yang berbentuk cubical, linear,  inverse dan S, yang dalam penelitian ini diberi tanda/symbol : Y, X2', X3' X4' dan X5' -; 2. Ada 5 negara yang dianggap cukup berpengaruh terhadap besarnya jumlah wisatawan dari Negara-negara Asia, adalah : Singapura, Malaysia, China, Jepang dan Korea Selatan, yang kesemuanya berpengaruh secara positif, kecuali Jepang. Hal ini ditunjukkan dari Fungsi : Y — -3.130.891,318 + 0,856 Xi' + 0,820 X2' + 0,170 X3' - 0,239 X4' + 0,192 X5' e, dimana R2 = 0,999 dan signifikansi dari masing-masing variable dan konstanta adalah 0, kecuali X3' yang 0,145. Bila menginginkan R2 = 0,999 dengan seluruh komponen variable dan konstanta, signifikansinya 0, maka variable X3' tidak diikutkan dalam analisis, sehingga ,fungsin-ya menjadi : Y = - 3.455.667,551 + 0,936 Xi' + 0,980 X2' - 0,228 X4' + 0,194 X5' + e;.3.Urutan rata-rata pengeluaran per kunjungan, adalah Arab Sausi, Bangladesh, Pakistan, Jepara, Srilangka dan seterusnya.Disarankan untuk meningkatkan jumlah wisatawan dari Negara-negara Asia, perli memprioritaskan dari Singapura, Malaysia, China, dan Korea Selatan. Untuk penelitiar selanjutnya, perlu diperhitungkan lokasi wisatanya. Kata Kunci : Wisatawan Mancanegara, Asia, Pengeluaran wisatawan per kunjungan.
KETERKAITAN APBN DAN TENAGA KERJA AKTIF DAN PRODUKTIF Yoewono Hadisupadmo
Jurnal Manajemen FE-UB Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia seharusnya mampu memanfaatkan bonus domografinya karena bisa memberikan peran sebesar 15% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat di Negara-Negara ASEAN lainnya bonus tersebut dapat memberikan peran sampai 30%.Oleh karena itu, dalam penelitian ini mencoba apakah ada keterkaitan atau peran tenaga kerja aktif atau produktif terhadap pertumbuhan ekonomi yang selanjutnya terhadap besarnya APBN.Dari hasil penelitian, bahwa besarnya APBN secara positif disokong oleh keberadaan tenaga kerja aktif (X1), namun terbebai oleh pengangguran terbuka yang pernah bekerja (X2) dan oleh pengangguran terbuka yang belum/tidak bekerja (X3), seperti dinyatakan pada persamaan : Y = 2.188,252 + 0,753.e14,277-440/X1  + 10,665 X23,011 -737,207 X3+56,100 X32 + e. (Sig. = 0;r2 = 0,843).Dari hasil simulasi, bilamana kualitas atau profesionalisme tenaga kerja aktif yang ada ditingkatkan sebesar 2,5% akan dapat meningkatkan besarnya APBN sebesar 13,66 % dan bila ditingkatkan 5% akan meningkankan besarnya APBN sebesar 29,04% seperti halnya kontribusi yang dilakukan oleh Negara maju di ASEAN. Kata Kunci : APBN, Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja Aktif, Pengangguran Terbuka.