Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of Business Development and Financial Reporting in Small and Medium Micro Enterprises (SMEs) Kelvin's Tempe Chips: Perkembangan Usaha dan Penerapan Laporan Keuangan pada Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) Keripik Tempe Kelvin Dasir; Nina Sabrina
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v5i2.761

Abstract

The problems faced by UMKM Tempe Kelvin Chips as a partner are production, marketing and financial administration problems. The purpose of this service is to help solve partner problems. Through counseling, training, mentoring and providing assistance for production facilities and infrastructure provided to partners. By recording business activities and making financial reports using Si Apik, the development of the Kelvin Tempe Chips business can be seen. The results of the service obtained by partners have improved the production of “tempeh” chips, have carried out online marketing and managed financial reports with the Si Apik application.
PENDAMPINGAN BRANDING LOKAL, INOVASI KEMASAN, DAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM DAPOER NAURAH DI DESA KERINJING Anggrelia Afrida; Dinarossi Utami; Nina Sabrina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: UMKM kuliner rumahan Dapoer Naurah di Kabupaten Ogan Ilir menghadapi permasalahan rendahnya identitas merek, kemasan produk yang kurang layak display, serta belum diterapkannya pembukuan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui inisiasi branding lokal, pengembangan packaging produk inovatif, dan penerapan pembukuan keuangan sederhana. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan partisipatif dengan mitra. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara singkat, dan checklist indikator pra–pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kelengkapan informasi label dari parsial menjadi lengkap (100%), perubahan kemasan dari plastik sederhana menjadi kemasan box layak display (100% pada produk unggulan), serta penerapan pencatatan kas harian dari tidak rutin menjadi mulai berjalan. Pemahaman mitra terhadap branding, kemasan, dan pembukuan meningkat sekitar 75%. Program ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah produk dan mendukung pencapaian SDGs tujuan 8 dan 12.Abstract: Home-based culinary MSME Dapoer Naurah in Ogan Ilir Regency faced limited brand identity, inadequate product packaging, and the absence of simple financial bookkeeping. This community service program aimed to strengthen MSME capacity through local branding initiation, innovative packaging development, and simple financial bookkeeping implementation. The methods included socialization, training, workshops, and participatory mentoring involving one business owner and two to three family members engaged in production activities. Evaluation was conducted using observation, short interviews, and pre–post activity indicator checklists. The results showed a 100% improvement in label completeness, transformation of packaging from basic plastic to display-ready box packaging for flagship products, and the initiation of daily cash recording practices. The partner’s understanding of branding, packaging, and bookkeeping increased by approximately 75%. These outcomes indicate improved product value added and support the achievement of SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and SDG 12 (Responsible Consumption and Production).