Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN PRE MENSTRUAL SINDROM PADA WANITA YANG BERKERJA DI PT.DONGGI SENORO KILANG GAS SULAWESI TENGAH Delvitasari S Dola
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/a90bsa52

Abstract

Latar Belakang : Pre Menstrual Sindrom (PMS) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dan merupakan masalah gangguan menstruasi dapat mempengaruhi kecemasan serta dapat  memberikan  pengaruh  negatif  pada  aktivitas  sehari-hari. Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya dinding rahim bagian dalam yang mengandung banyak pembuluh darah dan sel telur yang tidak di buahi (Nuraini, 2018). Wanita usia  Produktif merupakan wanita yang berusia antara 15-49 tahun merupakan salah satu populasi yang cukup berisiko mengalami stres secara psikologis atau kecemasan terutama yang baru memasuki tahun pertama (Akbar & Hidayani, 2021). Tujuan: Tujuan umum dari peneliti adalah untuk Mengetahui adanya hubungan Aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan Pre Menstrual sindrom pada Wanita yang berkerja di PT.Donggi Senoro  Kilang Gas Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan Cross-sectional. Populasi pada penelitian ini Wanita yang berkerja di PT.Donggi Senoro Kilang Gas Sulawesi Tengah berjumlah 81 Responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner sPAF (The Shortened Premenstrual Assesment Form), kuesioner SAS/SRAS (Zung Self-Rating Anxiety Scale) dan Kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) dengan menggunakan analisis Kendall-Tau. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMS dalam kategori sedang dengan jumlah 71 responden (87,7%), Tingkat Kecemasan dalam kategori ringan dengan jumlah 33 responden (40,7%) dan Aktivitas fisik dalam kategori rendah dengan jumlah 58 responden (71,6%) terdapat Hubungan signifikan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Pre Menstrual Sindrom dengan Nilai koefisien korelasi hubungan sebesar 0,017 dan 0,002 (sig. < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Pre Menstrual Sindrom Pada Wanita Yang Berkerja Di Pt.Donggi Senoro Kilang Gas Sulawesi Tengah