Penelitian ini tujuannya untuk menelaah dan menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 9 Purwokerto. Melalui model PBL, siswa diarahkan untuk membangun pemahaman secara mandiri sebagai individu yang aktif dalam menemukan solusi melalui tahapan yang terstruktur dan sistematis, selaras dengan langkah-langkah metode ilmiah. Penelitian ini bukan cuman berfokus pada penyampaian pengetahuan, melainkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis serta peningkatan keaktifan pelajar dalam menghadapi masalah yang bersifat kontekstual dan tidak terstruktur. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik penyajian data dilakukan secara deskriptif dan naratif. Adapun data penelitian diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Untuk menjaga validitas data, penelitian ini menerapkan triangulasi, yang mencakup triangulasi data, metode, sumber, dan waktu. Implementasi model pembelajaran PBL pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dibagi menjadi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sementara itu, pelaksanaan PBL terbagi menjadi tiga kegiatan: kegiatan awal/pendahuluan (berisi orientasi pelajar terhadap masalah dan pengorganisasian siswa untuk belajar), kegiatan inti (berisi bimbingan kepada siswa untuk melakukan penyelidikan baik secara individu ataupun kelompok, serta mengembangkan dan mempresentasikan hasil diskusi), dan kegiatan penutup (berisi analisis serta evaluasi terhadap proses pemecahan masalah).