Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengertian, Teori dan Konsep, Ruang Lingkup Isu-Isu Kontemporer Pendidikan Islam Abdur Rahman; Sukari; A. Munawar Kholil
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v2i1.420

Abstract

Isu kontemporer dalam pendidikan Islam muncul sebagai respons terhadap perubahan peradaban dan budaya yang memengaruhi pembentukan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pembaharuan pendidikan Islam dalam menghadapi dinamika sosial budaya modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui analisis berbagai literatur terkait pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan pendidikan Islam mencakup pengembangan kurikulum berbasis nilai, peningkatan kompetensi pendidik, inovasi dalam proses pembelajaran, serta penguatan manajemen pendidikan meliputi penganggaran, sarana prasarana, dan pembinaan kesiswaan. Kesimpulannya, pendidikan Islam perlu beradaptasi secara konstruktif terhadap perubahan budaya dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam agar mampu membentuk generasi yang berkarakter dan religius.
Pengertian, Teori dan Konsep, Ruang Lingkup Isu-Isu Kontemporer Pendidikan Islam Abdur Rahman; Sukari; A. Munawar Kholil
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v2i1.420

Abstract

Isu kontemporer dalam pendidikan Islam muncul sebagai respons terhadap perubahan peradaban dan budaya yang memengaruhi pembentukan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pembaharuan pendidikan Islam dalam menghadapi dinamika sosial budaya modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui analisis berbagai literatur terkait pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan pendidikan Islam mencakup pengembangan kurikulum berbasis nilai, peningkatan kompetensi pendidik, inovasi dalam proses pembelajaran, serta penguatan manajemen pendidikan meliputi penganggaran, sarana prasarana, dan pembinaan kesiswaan. Kesimpulannya, pendidikan Islam perlu beradaptasi secara konstruktif terhadap perubahan budaya dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam agar mampu membentuk generasi yang berkarakter dan religius.
Strategi Musyrif Tahfizh dalam Meningkatkan Pencapaian Hafalan Al-Qur’an pada Santri di Ma’had Tahfizhul Qur’an Abdur Rahman; Sukari; Pebri Azhari
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 Desember (2025): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v7i2.1173

Abstract

The achievement of Qur’an memorization often encounters obstacles, particularly those related to mentoring that requires the active role of musyrif tahfizh. This study aims to analyze the strategies employed by musyrif tahfizh in improving students’ memorization achievement at Ma’had Tahfizhul Qur’an (MATIQ) Isy Karima using a descriptive qualitative approach through a case study. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and then analyzed using data reduction, data presentation, and inductive conclusion drawing. The results show five strategic roles of the musyrif tahfizh, namely as a facilitator, learning manager, demonstrator, mentor, and motivator. The synergy of these roles creates an effective, holistic, and sustainable tahfizh learning ecosystem. These findings have the potential to serve as a mentoring model for other tahfizh institutions; however, the study is limited to a single institution, a limited number of informants, and a specific time frame, so generalization remains limited.