Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Literatur: Pengaruh Kesejahteraan Psikologis dan Efikasi Diri Guru terhadap Motivasi Mengajar Guru Sekolah Dasar Salma Yuliani; Mega Febriani Sya; Rosna Wati
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24757

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  menganalisis  pengaruh kesejahteraan psikologis dan efikasi diri terhadap motivasi mengajar guru SD melalui studi literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan mengkaji artikel-artikel terpublikasi dari database akademik terpercaya. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan tematik untuk mensintesis temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis (seperti penerimaan diri dan hubungan positif) dan efikasi diri guru secara individual maupun bersinergi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi mengajar. Guru dengan well-being dan keyakinan diri yang tinggi cenderung lebih resilien dan termotivasi. Pengembangan program guru yang holistik perlu memperkuat aspek psikologis dan keyakinan profesional. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji model intervensi berbasis temuan ini.
PENGARUH PENGGUNAAN GAME ROBLOX TERHADAP KEMAMPUAN REGULASI EMOSI SISWA PADA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Deswita Kanahaya; Rasmitadila; Rosna Wati
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24482

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat memicu peningkatan penggunaan game online seperti game Roblox di kalangan siswa Sekolah Dasar. Kondisi ini mendorong perlunya kajian mengenai dampaknya terhadap aspek emosional, khususnya regulasi emosi yang berperan dalam kegiatan belajar. Kajian ini dilakukan untuk meneliti kontribusi aktivitas bermain game Roblox pada kapasitas regulasi emosi peserta didik dalam aktivitas belajar pada jenjang Sekolah Dasar. Riset ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan dalam penelitian ini adalah 71 siswa kelas IV SDN Banjarwaru 01. Pengambilan data dilaksanakan dengan menyebar angket kepada responden dan dihitung memakai software statistik SPSS untuk dianalisis secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa game Roblox termasuk dalam klasifikasi sedang, dengan mean sebesar 74,66. Output uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi mencapai 0,364 > 0,05. Kesimpulan yang dapat diambil adalah penggunaan game Roblox pengaruhnya tidak signifikan terhadap kemampuan regulasi emosi siswa. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan kontribusi penggunaan game Roblox terhadap regulasi emosi hanya 1,2%, sementara itu 98,8% lainnya disebabkan oleh faktor lain di luar penelitian ini.
KESADARAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH Rosna Wati; Siti Aisyah
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.20068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan sekolah terhadap Sistem pendidikan saat ini lebih fokus pada akademik daripada moral dan emosional siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa efektif kurikulum mengintegrasikan nilai-nilai moral dan multikultural, serta bagaimana hal itu berdampak pada sikap terhadap toleransi dan harmoni sosial.  Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif terhadap berbagai sumber dan praktik pendidikan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan multikulturalisme mampu meningkatkan sikap toleransi, menghargai keberagaman, dan memperkuat solidaritas di kalangan siswa dengan menggunakan metode seperti simulasi, diskusi, dan kegiatan di dunia nyata. Untuk keberhasilannya, implementasi yang sistematis dan dukungan dari seluruh masyarakat sangat penting.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III di SDN Langkob Pasca-Pandemi Rismatu Sa'diah; Teguh Prasetyo; Rosna Wati
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25704

Abstract

Membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang penting dikuasai oleh siswa sekolah dasar sebagai landasan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Namun, setelah pandemi COVID-18, masih dijumpai siswa yang mengalami kesulitan membaca, salah satunya dipengaruhi oleh kurang efektifnya pelaksanaan pembelajaran secara daring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas III di SDN Langkob pasca-pandemi COVID-19 yang meliputi jenis kesulitan membaca permulaan, tingkat kesulitan membaca permulaan antar siswa, dan faktor-faktor penyebabnya. Pendekatan yang dugunakan pada penelitian ini adalah kualitatir dengan metode studi kasus guna memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Informan penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa kelas III yang menunjukkan kesulitan dalam membaca permulaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan siswa masih ditemukan pada berbagai aspek kemampuan membaca dasar, seperti kesulitan mengenal huruf tertentu, membaca terbata-bata, kesulitan menggabungkan suku kata menjadi kata, belum lancar membaca kata sederhana, dan rendahnya pemahaman terhadap bacaan sederhana. Tingkat kesulitan membaca siswa terbagi kedalam kategori ringan, sedang, dan berat. Kesulitan membaca permulaan juga dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi belajar siswa, minat membaca, konsentrasi, dan kemampuan belajar siswa, sedangkan faktor eksternal berupa dampak pembelajaran daring, lingkungan keluarga, pendampingan orang tua, dan keterbatasan sarana pembelajaran. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, sekolah dan guru melakukan berbagai upaya melalui program literasi, pembiasaan membaca, dan pendampingan membaca guna membantu perkembangan kemampuan membaca permulaan siswa secara bertahap juga meningkatkan kesiapan belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.