Rita Hindrawati
Education

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET MELALUI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN DAN PELAPORAN (SIPP) Rita Hindrawati
JI@P Vol 15 No 1 (2026): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi strategi penting bagi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas tata kelola, khususnya pada layanan administrasi keuangan. Universitas Sebelas Maret (UNS) menerapkan Sistem Informasi Pembayaran dan Pelaporan (SIPP) sebagai instrumen digitalisasi layanan pembayaran dan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di UNS melalui penerapan SIPP berdasarkan dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penerapan Sistem Informasi Pembayaran dan Pelaporan (SIPP) sebagai bagian dari digitalisasi layanan keuangan di UNS. SIPP diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui percepatan proses pembayaran, peningkatan akurasi data, serta transparansi pelaporan keuangan. Namun dalam praktiknya, masih dijumpai berbagai kendala, seperti kelengkapan dokumen yang belum optimal, keterbatasan pemahaman pengguna sistem, serta koordinasi antarunit kerja yang belum sepenuhnya efektif, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan yang dirasakan oleh pengguna layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada Direktorat Keuangan, Aset, dan Umum Universitas Sebelas Maret. Analisis kualitas pelayanan publik dilakukan berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPP secara umum telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keandalan dan ketepatan proses pembayaran serta mempercepat alur pelayanan administrasi keuangan. Dari aspek responsiveness, petugas relatif sigap dalam menanggapi permasalahan pengguna. Dari dimensi assurance, pengguna merasa cukup aman terhadap keabsahan data dan prosedur pembayaran, sementara pada dimensi empathy ditunjukkan dengan sikap yang ramah dan bersedia membantu pengguna yang mengalami kesulitan dalam proses pembayaran melalui SIPP. Dari sisi tangibles, fasilitas dan tampilan sistem dinilai cukup memadai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan SIPP di Universitas Sebelas Maret telah berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Optimalisasi pemanfaatan SIPP secara berkelanjutan diharapkan mampu mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna di lingkungan perguruan tinggi. Kata kunci: kualitas pelayanan publik, sistem informasi, SIPP, PTNBH, SERVQUAL.