Fahmi Abdulloh Efendi
Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Nilai Pendidikan Muamalah dalam Kitab Tanqih al-Qaul al-Hatsits Syekh Nawawi al-Jawi al-Bantani dan Aktualisasinya pada konteks Pendidikan Islam Modern Fahmi Abdulloh Efendi; Muhammad Fodhil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi secara mendalam nilai-nilai pendidikan muamalah yang terkandung dalam kitab Tanqīḥ al-Qaul al-Ḥatsīts fī Syarḥ Lubāb al-Ḥadīts karya Syekh Nawawi al-Bantani serta menganalisis relevansi dan aktualisasinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) dan menerapkan teknik analisis isi (content analysis) terhadap sekitar 400 hadis yang disyarah oleh Syekh Nawawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan muamalah dalam kitab tersebut terstruktur dalam lima poros utama, yaitu tanggung jawab dan amanah, penghormatan terhadap martabat manusia (iḥtirām), empati sosial, sinergi kerja sama (ta‘āwun), dan keadilan distributif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Syekh Nawawi merekonstruksi konsep muamalah tidak hanya sebagai regulasi interaksi lahiriah, tetapi juga sebagai manifestasi spiritualitas yang berorientasi pada pembentukan kesalehan sosial. Dalam konteks modernitas, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang signifikan sebagai kerangka etis dalam merespons tantangan dekarakterisasi generasi Z di era digital. Aktualisasi nilai dilakukan melalui internalisasi nilai secara holistik, penguatan keteladanan pendidik (uswah ḥasanah), serta rekonstruksi budaya institusi pendidikan yang adaptif terhadap dinamika Society 5.0. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa khazanah intelektual klasik Nusantara memiliki kontribusi strategis dalam menyediakan landasan etis yang kokoh untuk membentuk manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berintegritas secara moral dan sosial.