Yeni Damayanti
Psikologi, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keterampilan Sosial Pada Anak Usia Dini yang Menggunakan Gadget Berlebihan di Kelurahan Oepura Avrilla Tanike Neno; Yeni Damayanti; R Pasifikus Christa Wijaya; M.K.P Abdi Keraf
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan sosial anak usia dini di Kelurahan Oepura yang menggunakan gadget berlebihan. Keterampilan sosial anak usia dini merupakan suatu hal yang harus di stimulus atau dirangsang sejak dini. Anak pengguna gadget di Kelurahan Oepura, ditemukan memakai gadget dengan durasi waktu yang berlebihan dan menyebabkan anak kerap kali terlihat pasif dalam pergaulan dengan teman sebayanya karena mereka lebih suka sendiri dengan gadgetnya dan kesulitan membangun hubungan sosial dengan teman sebayanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenannnnlogi untuk mengali informasi mengenai kemampuan keterampilan sosial anak usia dini yang menggunakkan gadget berlebihan,yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalaui wawancara semi-terstruktur dan di analisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keterampilan sosial anak usia dini di Kelurahan Oepura yang menggunakan gadget berlebihan,secara keseluruhan belum berkembang secara menyeluruh dan belum secara optimal. Gadget memberikan kontribusi positif pada aspek bahasa dan keberanian verbal, akan tetapi melemahkan kemampuan kerjasama, empati prososial, tanggung jawab sosial, dan kontrol diri. Keterampilan sosial anak belum berkembang secara konsisten dan optimal, akibat dari penggunaan gadget yang berlebihan sehinggah mempengaruhi perilaku anak yang mudah berubah oleh karena itu membutuhkan pendampingan dari orangtua atau orang dewasa.
Hubungan Antara Regulasi Diri Dalam Belajar dengan Kematangan Karier Pada Peserta Didik Kelas XI-XII SMAKr Pandhega Jaya Kupang Vinsenso Tabelak; Yeni Damayanti; Mernon Yerlinda Chalista Mage
Wacana Psikokultural Vol 1 No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/jwp.v2i1.12547

Abstract

This study aims to examine the relationship between self-regulation in learning and career maturity among 11th-12th grade students at SMA Kristen Pandhega Jaya. Self-regulation in learning encompasses the ability to plan, monitor, and evaluate learning activities independently, while career maturity involves the readiness to make mature career decisions. This research used a correlational quantitative method with a sample of 58 students. Data were collected through questionnaires measuring self-regulation in learning and career maturity scales, and analyzed using the Pearson correlation technique. The results showed a significant positive relationship between self-regulation in learning and career maturity (r = 0.543, p < 0.05), indicating that students with good self-regulation tend to have higher career maturity. The implications of this study emphasize the importance of developing self-regulation in learning programs to support students' career maturity. Keywords: self-regulation in learning, career maturity, high school students, correlation