Hariadi Ahmad
Bidang Studi Bimbingan dan Konseling; Pendidikan Profesi Guru, Pasca Sarjana dan Profesi Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP KECEMASAN SOSIAL PADA SISWA Khaerunniswah; Hariadi Ahmad; Muhammad Zainal Mustamiin
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Edisi April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v11i1.19187

Abstract

Cognitive restructuring merupakan salah satu teknik dari pendekatan Cognitive Behavior Therapy, dimana teknik ini bertujuan untuk mengubah pola pikir negatif menjadi lebih positif. Sementara Kecemasan Sosial merupakan individu yang mengalami suatu perasaan khawatir, gugup, takut, cemas, merasa terancam akan evaluasi negatif, penghindaran sosial dan rasa tidak nyaman ketika dalam situasi yang berhubungan dengan orang lain pada lingkungan sosialnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada Pengaruh Teknik Cognitive Restructuring Terhadap Kecemasan Sosial Pada Siswa Kelas XI Di SMKN 4 Mataram. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert sebagai sumber data pokok dan dokumentasi sebagai sumber data pendukung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel adalah menggunakan purposive sampling, sehingga sampel yang terkumpul sesuai dengan yang diharapkan. Sampel penelitian ini sebanyak 10 siswa di SMKN 4 Mararam. Analisis data hasil penelitian ini menggunakan statistik dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank sebagai alternatif metode nonparametric. Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa adanya pengaruh yang cukup signitifikan pada teknik cognitive restructuring terhadap kecemasan sosial yang dialami siswa SMKN 4 Mataram yang ditunjukkan melalui hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan negative rank=10 yang berarti terjadi penurunan skor dari pre-test ke post-test dan sig 0,005 < 0,05 sehingga menolak hipotesis (Hâ‚€) dan menerima hipotesis (Ha).