Ego Kapri
Universitas Ekasakti, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Efektivitas Dan Efisiensi Biaya Terhadap Pencapaian Laba Pada PT Bank Nagari Tahun 2020-2022 Ego Kapri; Yulia Firenze; Meri Yani
Jurnal Riset dan Sains Ekonomi Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64620/jrse.v3i1.47

Abstract

Tujuan utama perusahaan, termasuk lembaga perbankan, adalah memperoleh laba yang optimal melalui pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien. Efektivitas perbankan diukur berdasarkan rasio pencapaian laba terhadap target, sedangkan efisiensi dinilai dari rasio BOPO (biaya operasional terhadap pendapatan operasional). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas dan efisiensi biaya terhadap profitabilitas pada PT. Bank Nagari periode 2020–2022. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan total sampling terhadap 54 responden, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Bank Nagari mencapai 94% (kategori efektif) dan efisiensi biaya sebesar 74,72% (kategori sangat baik), dengan rata-rata profitabilitas sebesar 3,49%. Uji T menunjukkan bahwa efektivitas memiliki koefisien -0,005 (signifikansi 0,001), sedangkan efisiensi biaya sebesar -0,134 (signifikansi 0,001), yang berarti keduanya berpengaruh signifikan negatif terhadap profitabilitas secara parsial. Uji F menghasilkan nilai F-statistic 418,943 dengan signifikansi 0,001, menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan dari kedua variabel terhadap laba. Nilai R Square sebesar 0,913 menandakan bahwa 91,3% variabilitas profitabilitas dijelaskan oleh efektivitas dan efisiensi biaya. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan efisiensi belum tentu meningkatkan profitabilitas jika tidak diimbangi dengan strategi operasional yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan upaya manajerial yang menyeimbangkan pengendalian biaya dan pencapaian laba secara berkualitas melalui penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, evaluasi berkala, pengembangan layanan digital, serta kemitraan strategis guna menjaga keberlanjutan kinerja keuangan tanpa mengorbankan kualitas layanan.