Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Nastasya Cindy
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2239

Abstract

Berbagai faktor eksternal dapat memengaruhi kinerja aktual perusahaan. Perusahaan yang terus-menerus mengalami penurunan kinerja bisnisnya dikhawatirkan akan mengalami kondisi kesulitan keuangan Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh current ratio, working capital to total asset, return on equity, return on asset, debt to asset ratio, debt to equity ratio, dan total asset turnover terhadap financial distress. Analisa terhadap laporan keuangan dapat diteliti menggunakan rasio-rasio keuangan yang menjadi tolok ukur kinerja keuangan perusahaan termasuk kemungkinan terjadinya financial distress atau bahkan kebangkrutan. Financial distress dipandang sebagai aspek penting untuk menghindari perusahaan menuju kebangkrutan, sehingga faktor-faktor yang memengaruhinya perlu diteliti secara lebih mendalam. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 106 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan, khususnya laporan keuangan auditan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel untuk tahap awal pengolahan data, sedangkan analisis statistik menggunakan program E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap financial distress. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa working capital to total asset dan total asset turnover berpengaruh negatif signifikan dan debt to asset ratio berpengaruh positif signifikan terhadap financial distress Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur mengenai faktor-faktor yang memengaruhi financial distress. Selain itu, hasil penelitian juga diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan serta kreditor maupun calon investor di sektor perbankan.
Pengaruh Kemajuan Teknologi Penggunaan ChatGPT oleh Mahasiswa S1 Akuntansi Terhadap Kompetensi dan Kemandirian Nastasya Cindy
Atestasi : Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Pusat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, FEB, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/atestasi.v9i1.2174

Abstract

Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap kompetensi dan kemandirian mahasiswa S1 Akuntansi dalam konteks pembelajaran di pendidikan tinggi. Studi ini diarahkan untuk memahami peran teknologi kecerdasan buatan sebagai sarana pendukung pembelajaran serta implikasinya terhadap pengembangan kemampuan akademik dan pengelolaan diri mahasiswa. Research Design and Methodology: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa aktif Program Studi S1 Akuntansi Universitas Tarumanagara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi menggunakan perangkat lunak SPSS. Findings and Discussion: Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi dan kemandirian mahasiswa. Pemanfaatan ChatGPT membantu mahasiswa dalam memahami materi, menyelesaikan tugas akademik, serta mendorong inisiatif belajar secara mandiri. Namun, penggunaan teknologi ini tetap memerlukan sikap kritis dan tanggung jawab akademik agar tidak menggantikan proses berpikir mahasiswa. Implications: Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi mahasiswa dan institusi pendidikan tinggi dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bijak. Hasil penelitian juga menjadi dasar pertimbangan bagi program studi dalam merumuskan kebijakan pemanfaatan AI yang selaras dengan nilai akademik dan etika pendidikan.