Kardilla Mutiasya
Pendidikan Guru Sekolah Dasar,Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kolaborasi KKN UNP dan Posyandu : Menyukseskan Program Pemberian Makanan Tambahan Pada Bayi dan Balita Sasaran Pencegahan Stunting di Nagari Labuh Collaboration Between KKN UNP and Posyandu: Making the Supplemental Feeding Program for Babies and Toddlers Armaita; Langga Hariani; Kardilla Mutiasya; Dinda Mutiarani Jamil; Putri Nadiah Irfan; Widdy Akbar M
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol.1 No.2 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i2.53

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah sebuah program pemerintah yang berperan penting dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, terutama pada balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Salah satu kegiatan penting dalam Posyandu adalah program pemberian makanan tambahan, yang bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk (stunting) pada anak dan balita serta memberikan asupan gizi yang seimbang bagi ibu hamil dan menyusui. Pemberian Makanan Tambahan (PMT), adalah salah satu program bagi balita yang di curigai menderita stunting, dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi anak dan balita, serta untuk mencukupi kebutuhan zat gizi anak dan balita agar tercapainya status dan kondisi gizi yang baik sesuai dengan kebutuhan umur pada anak dan balita. Maka dari itu mahasiswa KKN UNP berkolaborasi dengan Posyandu Nagari Labuah dalam proses pengadaan serta pendistribusian PMT di Nagari Labuah. Berdasarkan pengamatan, beberapa faktor penting yang diduga menjadi penyebab stunting pada anak adalah: kurangnya pemahaman orang tua tentang makanan bergizi, kurangnya nutrisi ibu saat hamil, minimnya pengetahuan tentang imunisasi, dan keterbatasan ekonomi yang menyebabkan asupan makanan tidak seimbang. Semua faktor ini saling terkait dan berinteraksi untuk meningkatkan risiko stunting. Oleh karena itu, penting meningkatkan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi, imunisasi, dan asupan nutrisi yang seimbang untuk mencegah stunting.
Kolaborasi KKN UNP dan Posyandu : Menyukseskan Program Pemberian Makanan Tambahan Pada Bayi dan Balita Sasaran Pencegahan Stunting di Nagari Labuh Collaboration Between KKN UNP and Posyandu: Making the Supplemental Feeding Program for Babies and Toddlers Armaita; Langga Hariani; Kardilla Mutiasya; Dinda Mutiarani Jamil; Putri Nadiah Irfan; Widdy Akbar M
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol.1 No.2 2024
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v1i2.53

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) adalah sebuah program pemerintah yang berperan penting dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, terutama pada balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Salah satu kegiatan penting dalam Posyandu adalah program pemberian makanan tambahan, yang bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk (stunting) pada anak dan balita serta memberikan asupan gizi yang seimbang bagi ibu hamil dan menyusui. Pemberian Makanan Tambahan (PMT), adalah salah satu program bagi balita yang di curigai menderita stunting, dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi anak dan balita, serta untuk mencukupi kebutuhan zat gizi anak dan balita agar tercapainya status dan kondisi gizi yang baik sesuai dengan kebutuhan umur pada anak dan balita. Maka dari itu mahasiswa KKN UNP berkolaborasi dengan Posyandu Nagari Labuah dalam proses pengadaan serta pendistribusian PMT di Nagari Labuah. Berdasarkan pengamatan, beberapa faktor penting yang diduga menjadi penyebab stunting pada anak adalah: kurangnya pemahaman orang tua tentang makanan bergizi, kurangnya nutrisi ibu saat hamil, minimnya pengetahuan tentang imunisasi, dan keterbatasan ekonomi yang menyebabkan asupan makanan tidak seimbang. Semua faktor ini saling terkait dan berinteraksi untuk meningkatkan risiko stunting. Oleh karena itu, penting meningkatkan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi, imunisasi, dan asupan nutrisi yang seimbang untuk mencegah stunting.