Varel Ivanda
Program Studi Administrasi Negara, Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Tenaga Kesehatan dalam Pemberdayaan Keluarga untuk Pencegahan Stunting Refty Desmita; Rini Syuaibah Siregar; Varel Ivanda; Yulia Hanoselina; Rahmadhona Fitri Helmi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.123

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia yang juga memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak serta kualitas hidup mereka. Pemberdayaan keluarga menjadi suatu upaya penting dalam pencegahan stunting melalui suatu intervensi. Intervensi tersebut berbasis pada perilaku-perilaku serta pola asuh yang sehat. Untuk menurunkan faktor risiko terjadinya stunting, maka peran tenaga kesehatan khususnya tenaga medis dan non medis sangat penting dalam hal edukasi dan pemberdayaan keluarga. Artikel ini membahas tentang peran tenaga kesehatan di dalam pemberdayaan keluarga, yang mana berfokus pada pemberian informasi, pelatihan, juga dukungan praktis bagi keluarga di dalam pencegahan stunting. Tenaga kesehatan dapat turut memperkuat kapasitas keluarga untuk mengadopsi pola makan yang sehat dengan suatu pendekatan berbasis komunitas, meningkatkan status gizi, serta memperbaiki kebiasaan hidup sehari-hari yang mana dapat menurunkan prevalensi stunting.
Peran Tenaga Kesehatan dalam Pemberdayaan Keluarga untuk Pencegahan Stunting Refty Desmita; Rini Syuaibah Siregar; Varel Ivanda; Yulia Hanoselina; Rahmadhona Fitri Helmi
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.123

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia yang juga memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak serta kualitas hidup mereka. Pemberdayaan keluarga menjadi suatu upaya penting dalam pencegahan stunting melalui suatu intervensi. Intervensi tersebut berbasis pada perilaku-perilaku serta pola asuh yang sehat. Untuk menurunkan faktor risiko terjadinya stunting, maka peran tenaga kesehatan khususnya tenaga medis dan non medis sangat penting dalam hal edukasi dan pemberdayaan keluarga. Artikel ini membahas tentang peran tenaga kesehatan di dalam pemberdayaan keluarga, yang mana berfokus pada pemberian informasi, pelatihan, juga dukungan praktis bagi keluarga di dalam pencegahan stunting. Tenaga kesehatan dapat turut memperkuat kapasitas keluarga untuk mengadopsi pola makan yang sehat dengan suatu pendekatan berbasis komunitas, meningkatkan status gizi, serta memperbaiki kebiasaan hidup sehari-hari yang mana dapat menurunkan prevalensi stunting.