Syafruddin
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi Berbasis Masalah (PBL) di Sekolah Dasar QurrotaA'yun; Ruwaidah; Putriliana Lestari Nelo; Ewikurniati; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang di kombinasikan dengan pendekatan berdiferensiasi pada siswa sekolahdasar. Model PBL menekan kan penyelesaian masalah autentik sebagai sarana membangun pemahaman konsep, sementara pembelajaran berdiferensiasi berfokus pada pemenuhan kebutuhan belajar individual siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal, artikel, dan buku ilmiah. Fokus kajian mencakup: (1)konsepdasar PBL dan pembelajaran berdiferensiasi, (2) integrasi keduanya dalam konteks pembelajaran IPS SD, dan (3) efektivitas penerapan model dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil kajian menunjuk kan bahwa penerapan PBL berdiferensiasi mampu meningkat kan motivasi belajar, kemampuan berpikirkritis, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran IPS. Namun, implementasinyamemerlukankesiapan guru dalam merancang scenario pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.
Implementasi Model Pembelajaran PISL sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Budaya Bima pada Siswa Sekolah Dasar melalui Mata Pelajaran IPS Putri Anggriani; Mawar Anggriani; Indah Purwati; Anjas Birawan; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran PISL (Problem Identification, Solution, and Learning) dalam meningkatkan pemahaman budaya lokal Bima pada siswa sekolah dasar melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan menelaah berbagai sumber akademik seperti jurnal, buku referensi, serta hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik kajian. Fokus kajian mencakup tiga hal utama: efektivitas model PISL dalam proses pembelajaran, strategi integrasi nilai budaya lokal dalam IPS, serta dampak penerapan model ini terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap budaya Bima. Hasil kajian menunjukkan bahwa model PISL mendorong keterlibatan aktif siswa melalui pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang dekat dengan lingkungan sosial budaya siswa. Melalui identifikasi masalah nyata dan pencarian solusi kolaboratif, siswa tidak hanya memahami budaya lokal secara teoritis, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap warisan budaya mereka. Selain itu, pembelajaran berbasis budaya lokal yang dilakukan secara aktif dan partisipatif terbukti meningkatkan minat belajar dan memperkuat identitas budaya siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran PISL direkomendasikan sebagai pendekatan yang efektif dalam mata pelajaran IPS, terutama untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal seperti budaya Bima di sekolah dasar.
Analisis Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi Berbasis Masalah (PBL) di Sekolah Dasar QurrotaA'yun; Ruwaidah; Putriliana Lestari Nelo; Ewikurniati; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang di kombinasikan dengan pendekatan berdiferensiasi pada siswa sekolahdasar. Model PBL menekan kan penyelesaian masalah autentik sebagai sarana membangun pemahaman konsep, sementara pembelajaran berdiferensiasi berfokus pada pemenuhan kebutuhan belajar individual siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal, artikel, dan buku ilmiah. Fokus kajian mencakup: (1)konsepdasar PBL dan pembelajaran berdiferensiasi, (2) integrasi keduanya dalam konteks pembelajaran IPS SD, dan (3) efektivitas penerapan model dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil kajian menunjuk kan bahwa penerapan PBL berdiferensiasi mampu meningkat kan motivasi belajar, kemampuan berpikirkritis, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran IPS. Namun, implementasinyamemerlukankesiapan guru dalam merancang scenario pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.
Implementasi Model Pembelajaran PISL sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Budaya Bima pada Siswa Sekolah Dasar melalui Mata Pelajaran IPS Putri Anggriani; Mawar Anggriani; Indah Purwati; Anjas Birawan; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran PISL (Problem Identification, Solution, and Learning) dalam meningkatkan pemahaman budaya lokal Bima pada siswa sekolah dasar melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan menelaah berbagai sumber akademik seperti jurnal, buku referensi, serta hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik kajian. Fokus kajian mencakup tiga hal utama: efektivitas model PISL dalam proses pembelajaran, strategi integrasi nilai budaya lokal dalam IPS, serta dampak penerapan model ini terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap budaya Bima. Hasil kajian menunjukkan bahwa model PISL mendorong keterlibatan aktif siswa melalui pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang dekat dengan lingkungan sosial budaya siswa. Melalui identifikasi masalah nyata dan pencarian solusi kolaboratif, siswa tidak hanya memahami budaya lokal secara teoritis, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap warisan budaya mereka. Selain itu, pembelajaran berbasis budaya lokal yang dilakukan secara aktif dan partisipatif terbukti meningkatkan minat belajar dan memperkuat identitas budaya siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran PISL direkomendasikan sebagai pendekatan yang efektif dalam mata pelajaran IPS, terutama untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal seperti budaya Bima di sekolah dasar.