Mifta Hunnisah Anggina
Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Aplikasi Perkantoran dalam Pembelajaran Siswa Kelas X di SMAN 4 Sumatera Barat Mifta Hunnisah Anggina; Popi Radyuli
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol.2 No.4 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i3.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi perkantoran dalam pembelajaran siswa kelas X di SMAN 4 Sumatera Barat. Fokus penelitian mencakup pola implementasi, efektivitas optimalisasi, serta tingkat kompetensi siswa dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, dan Google Spreadsheet. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran faktual mengenai penggunaan aplikasi dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint merupakan aplikasi yang paling dominan digunakan, sedangkan Google Workspace mulai dimanfaatkan terutama untuk kolaborasi. Pemanfaatan aplikasi sebagian besar masih terbatas pada fitur dasar, sementara eksplorasi fitur lanjutan belum optimal. Penggunaan aplikasi perkantoran paling intensif terjadi pada mata pelajaran TIK, sedangkan pada mata pelajaran lain masih bersifat insidental dan kurang mendapat pendampingan teknis. Infrastruktur sekolah cukup mendukung, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat, masalah lisensi, serta dominasi penggunaan ponsel oleh sebagian siswa. Penerapan aplikasi perkantoran berdampak positif terhadap kerapian tugas, efisiensi penyelesaian pekerjaan, serta peningkatan literasi digital dasar. Namun kemampuan analitis dan penguasaan fitur lanjutan masih perlu ditingkatkan agar pembelajaran lebih selaras dengan tuntutan kompetensi digital abad ke-21. Penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai kondisi implementasi aplikasi perkantoran pada pendidikan SMA dan menjadi dasar rekomendasi bagi penguatan integrasi TIK dalam pembelajaran.
Analisis Penerapan Aplikasi Perkantoran dalam Pembelajaran Siswa Kelas X di SMAN 4 Sumatera Barat Mifta Hunnisah Anggina; Popi Radyuli
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 4 (2025): Vol.2 No.4 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i3.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aplikasi perkantoran dalam pembelajaran siswa kelas X di SMAN 4 Sumatera Barat. Fokus penelitian mencakup pola implementasi, efektivitas optimalisasi, serta tingkat kompetensi siswa dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, dan Google Spreadsheet. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran faktual mengenai penggunaan aplikasi dalam kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint merupakan aplikasi yang paling dominan digunakan, sedangkan Google Workspace mulai dimanfaatkan terutama untuk kolaborasi. Pemanfaatan aplikasi sebagian besar masih terbatas pada fitur dasar, sementara eksplorasi fitur lanjutan belum optimal. Penggunaan aplikasi perkantoran paling intensif terjadi pada mata pelajaran TIK, sedangkan pada mata pelajaran lain masih bersifat insidental dan kurang mendapat pendampingan teknis. Infrastruktur sekolah cukup mendukung, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat, masalah lisensi, serta dominasi penggunaan ponsel oleh sebagian siswa. Penerapan aplikasi perkantoran berdampak positif terhadap kerapian tugas, efisiensi penyelesaian pekerjaan, serta peningkatan literasi digital dasar. Namun kemampuan analitis dan penguasaan fitur lanjutan masih perlu ditingkatkan agar pembelajaran lebih selaras dengan tuntutan kompetensi digital abad ke-21. Penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai kondisi implementasi aplikasi perkantoran pada pendidikan SMA dan menjadi dasar rekomendasi bagi penguatan integrasi TIK dalam pembelajaran.