Peningkatan Limbah botol plastik bekas merupakan masalah lingkungan yang terus meningkat, terutama karena ketidakmampuan plastik untuk terurai dengan mudah di alam. Salah satu cara untuk mengurangi dampak limbah plastik adalah dengan mendaur ulang botol plastik menjadi bahan baku filament untuk printer 3D. Penggunaan filament berbahan plastik daur ulang membuka peluang untuk mengurangi penggunaan bahan baku plastik baru serta membantu industri manufaktur dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat yang dapat mengolah botol plastik bekas menjadi filament untuk printer 3D, dilengkapi dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT).Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pembuatan filament dari botol plastic bekas dengan sistem monitoring berbasis IoT . system ini mengintegrasikan berbagai sensor ,yaitu ultrasonic untuk mendeteksi masih adanya mabahan baku atau tidak ,serta sensor ntc memakai modul MAX6675 sebagai pengolah sinyal nya mennjadi sinyal suhu atau data suhu, seluruh data tersebut diproses oleh ESP32-S3 yang memungkinkan pemantauaan secara real-time melalui aplikasi berbasis IoT . alat ini dilengkapi dengan motor driver sebagai penarik hasil filament. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi proses pengomposan secara efektif, menjaga parameter lingkungan dalam kisaran optimal, serta mengirimkan data secara real-time untuk kemudahan pemantauan oleh pengguna. Inovasi ini mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan dan mempermudah produksi kompos dengan teknologi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.