This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bebasan
Yuniardi Fadilah
Pascasarjana Ilmu Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUBALTERNITAS DAN REPRESENTASI GANDA DALAM CERITA PENDEK “KALABAKA” KARYA IKSAKA BANU Yuniardi Fadilah
Jurnal Bebasan Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bebasan.v7i2.109

Abstract

Dalam cerpen “Kalabaka” yang berkisah tentang periode kolonial, permasalahan tentang penjajah dan yang terjajah selalu melibatkan pula permasalahan dikotomi Barat-Timur. Cerpen ini juga mempersoalkan tentang relasi kuasa, identitas, serta ruang. Terkait relasi kuasa antara penjajah dengan yang terjajah tersebut, kemudian, memunculkan peran antara yang dominan dan subaltern. Dalam hal ini, yang dominan tentu merupakan penjajah dan subaltern adalah pribumi yang terjajah. Persoalan seperti ini di dalam cerpen membuat penelitian ini menggunakan pandangan Gayatri Spivak tentang subalternitas dan representasi. Oleh karena itu, penelitian berusaha menjelaskan posisi subaltern yang dikonstruksikan oleh struktur cerpen serta peran representasi sebagai bentuk pelanggengan kolonialisme. Di dalam cerpen “Kalabaka”, subalternitas tercipta karena posisi dominan tokoh penjajah terhadap warga pribumi. Cara pandang Barat ini kemudian selalu memandang rendah Timur. Hal ini kemudian menyebabkan munculnya representasi-representasi yang mencoba mengisi posisitokoh Kalabaka serta masyarakat Banda oleh tokoh Belanda di dalam cerita.