V. Ari Widyaningtyas
Universitas Sebelas Maret (UNS)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UNRAVELING MATHEMATICAL REASONING: HOW SELF-EFFICACY INFLUENCES CONTEXTUAL PROBLEM-SOLVING IN LINEAR EQUATIONS OF ONE VARIABLE V. Ari Widyaningtyas; Triyanto; Rubono Setiawan
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7616

Abstract

Kemampuan penalaran matematis adalah proses berpikir logis yang memungkinkan siswa untuk menarik kesimpulan berdasarkan fakta, konsep, dan informasi yang relevan. Kemampuan penalaran matematika sangat penting dalam memahami suatu permasalahan matematis, menggali ide, memperkirakan solusi, dan menyatakan pernyataan matematis dalam hal matematis yang sesuai serta pemahaman bahwa matematika itu bermakna. Terdapat empat indikator yang penting dalam kemampuan penalaran matematis, yaitu menyajikan pernyataan matematika secara tertulis, mengajukan dugaan (Conjektur) dan melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti dan proses solusi, dan menarik kesimpulan, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII dalam menyelesaikan soal kontekstual pada materi persamaan linear satu variabel (PLSV) berdasarkan self efficacy. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa tes yang dikembangkan peneliti dan telah divalidasi. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Baturetno, Kabupaten Wonogiri dengan 31 subjek penelitian yang terdiri dari 7 siswa dengan self efficacy tinggi, 19 sedang, dan 5 rendah. Artikel ini menyajikan data dari 3 subjek yang mewakili setiap level self efficacy. Data dikumpulkan melalui angket self efficacy dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan level self efficacy tinggi melibatkan seluruh indikator kemampuan penalaran matematis dalam penyelesaian soal, siswa dengan level self efficacy sedang melakukan tiga indikator kemampuan penalaran matematis, dan siswa dengan level self efficacy rendah hanya menyajikan pernyataan matematika secara tertulis.