p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOSHUM
Imanuel Malantiga
Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Manado, South Sulawesi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DARI DOGMA KE PRAKSIS: KRISTOLOGI KONTEKSTUAL DALAM MASYARAKAT INDONESIA POSTMODERN Arnold Nababan; Imanuel Malantiga
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 2 No. 2 (2025): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/yw8ddb20

Abstract

Masyarakat postmodern Indonesia, dengan pluralisme dan relativisme agamanya, menghadirkan tantangan bagi relevansi dogma Kristologi tradisional. Studi ini membahas kesenjangan antara doktrin Kristologi dan praktik iman kontekstual, sebuah area yang kurang dieksplorasi di Indonesia. Tujuan utamanya adalah merumuskan bagaimana Kristologi kontekstual dapat menjembatani dogma tradisional dengan praktik iman yang relevan dalam konteks ini. Menggunakan tinjauan naratif dengan pendekatan teologis dan hermeneutik, data sekunder dari literatur kontekstual, Kristologi Asia/Indonesia, dan teori postmodern dianalisis secara tematis dan naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dogma tradisional terbatas dalam merespons postmodernitas, sementara Kristologi kontekstual menawarkan model alternatif yang relevan melalui reinterpretasi dogma dan penekanan pada praktik. Temuan ini menunjukkan Kristologi kontekstual sebagai model teologi dinamis yang menjembatani dogma dan praktik, mendorong komunikasi iman yang responsif, keadilan sosial, dan dialog antaragama. Studi ini memperkaya teori teologi kontekstual dengan perspektif Indonesia dan memberikan rekomendasi praktis bagi komunitas Kristen yang menghadapi tantangan pluralisme dan relativisme.
DOKTRIN KRISTOLOGI JESUS ONLY: ANALISIS TEOLOGIS-DOGMATIS DAN TRANSFORMASI KOMUNITAS Ipong Chandra; Imanuel Malantiga
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 2 No. 2 (2025): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/mxrkf742

Abstract

Kristologi tradisional memahami Yesus Kristus sebagai sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia, namun doktrin "Jesus Only" atau Oneness Pentecostalism menantang pemahaman Trinitas ini dengan mengajarkan bahwa Allah adalah satu pribadi yang bermanifestasi. Minimnya studi sistematis yang mengkaji doktrin ini dalam kerangka Kristologi historis dan dogmatis menimbulkan kesenjangan pemahaman. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mensintesis literatur terkait konstruksi serta pemahaman doktrin "Jesus Only" dalam konteks tersebut, serta memberikan kontribusi teoritis baru bagi Kristologi kontemporer. Menggunakan pendekatan narrative review kualitatif, studi ini menganalisis literatur dari abad ke-20 hingga terkini. Hasilnya menunjukkan bahwa doktrin "Jesus Only" yang muncul awal abad ke-20 menekankan monopersonalitas Kristus, didukung referensi biblis, dan mempengaruhi praktik baptisan serta pemahaman keselamatan, berbeda signifikan dari Kristologi Trinitarian. Doktrin ini membentuk identitas dan praktik ibadah komunitas Oneness Pentecostalism, meskipun menghadapi kritik dari teologi ortodoks. Studi ini berkontribusi pada Kristologi kontemporer dengan menyediakan perspektif komparatif yang memperkaya diskursus teologis mengenai pluralitas interpretasi doktrin Kristus.