p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SOSHUM
Luosje Treesje Luas
Universitas Kristen Indonesia Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INKARNASI KRISTUS SEBAGAI MODEL MISI BAGI KAUM TERMARGINAL: KOMUNITAS KAUM TULI DI MANADO Luosje Treesje Luas
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 2 No. 3 (2025): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/v996xe84

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana teologi inkarnasi Kristus dapat menjadi model misi yang kontekstual dan transformatif bagi komunitas Tuli di Manado sebagai kelompok termarjinalkan secara sosial, budaya, dan eklesial. Menggunakan pendekatan tinjauan teologis naratif, studi ini mensintesis literatur teologi inkarnasi, teologi disabilitas, Deaf studies, dan misiologi kontekstual, serta menganalisis realitas marginalisasi yang dialami komunitas Tuli di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa inkarnasi, sebagai kehadiran Allah yang berwujud tubuh dan berkomunikasi secara kontekstual, menyediakan paradigma misi yang relevan bagi budaya visual-linguistik komunitas Tuli. Integrasi ini memperluas pemahaman teologis tentang tubuh, bahasa isyarat, dan identitas Deaf sebagai ekspresi gambar Tuhan. Penelitian ini menawarkan model misi inkarnasional yang meliputi komunikasi embodied, partisipasi setara, liturgi visual, dan pendekatan pemberdayaan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi gereja-gereja lokal dalam mengembangkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.
PEMBERDAYAAN KAUM TERMARGINAL MELALUI PELAYANAN MISI GEREJA BERBASIS KOMUNITAS: KAUM TULI DI MANADO Luosje Treesje Luas
Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM) Vol. 2 No. 3 (2025): Social Studies and Humanities Journal (SOSHUM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/6tdcfa58

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi model misi gereja berbasis komunitas terhadap pemberdayaan komunitas Tuli di Manado melalui pendekatan ulasan naratif. Kajian literatur teologis, misiologis, dan studi disabilitas menunjukkan bahwa identitas Tuli sebagai komunitas budaya linguistik memiliki implikasi penting bagi teologi tubuh, inkarnasi, dan pemahaman gereja sebagai komunitas yang diutus. Hasil sintesis tematik mengungkap bahwa pemberdayaan terjadi melalui relasi yang setara, partisipasi aktif, penggunaan komunikasi visual sebagai medium spiritual, serta praktik eklesiologi yang transformatif. Integrasi Deaf Theology dengan paradigma missional church menghasilkan kerangka teologis baru yang menempatkan komunitas Tuli sebagai subjek misi. Penelitian ini menegaskan perlunya gereja di Manado untuk mengembangkan pelayanan yang inklusif, berbasis komunitas, dan kontekstual. Temuan penelitian juga membuka peluang studi lanjutan mengenai praktik liturgi visual dan pengembangan model pemberdayaan Tuli di berbagai konteks gerejawi lainnya.