This Author published in this journals
All Journal SEHAT
Dwi Valentin Febiyana
Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

THE IMPACT OF STREET FOOD CONSUMPTION ON ADOLESCENTS' NUTRITIONAL STATUS Dwi Valentin Febiyana; Septa Indra Puspikawati
Medical Studies and Health Journal (SEHAT) Vol. 2 No. 2 (2025): Medical Studies and Health Journal (SEHAT)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/xs4rt056

Abstract

Makanan jalanan (street food) adalah jenis makanan dan minuman siap saji yang umumnya disiapkan dan dijual di tempat umum seperti di pinggir jalan. Makanan jalanan sangat populer, terutama di kalangan remaja, karena mudah diakses, cepat disajikan, murah, dan memiliki berbagai variasi rasa. Namun, makanan jalanan cenderung rendah kandungan gizinya dan tidak seimbang secara nutrisi. Pola konsumsi yang tidak seimbang dapat menyebabkan kelebihan asupan energi dan berdampak negatif terhadap status gizi, seperti obesitas pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak konsumsi makanan jalanan terhadap status gizi remaja dengan menganalisis tinjauan literatur. Artikel ini ditulis menggunakan metode tinjauan literatur melalui empat tahap, yaitu identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan hasil yang diterima. Hasil analisis menunjukkan bahwa mengkonsumsi jajanan yang tinggi karbohidrat, lemak, gula, dan garam akan berdampak negatif terhadap status gizi dan kesehatan. Remaja yang mengkonsumsi jajanan tinggi energi melebihi kebutuhan akan mengalami peningkatan berat badan akibat kelebihan energi, yang selanjutnya akan mempengaruhi kesehatannya. Namun, jika remaja mampu memilih jajanan dengan nilai gizi yang memadai, mengonsumsinya sesuai kebutuhan, serta memperhatikan jenis jajanan yang dikonsumsi untuk mengoptimalkan status gizinya, hal ini akan berdampak positif terhadap kesehatannya. Oleh karena itu, disarankan agar remaja lebih selektif dalam memilih jajanan dengan memperhatikan kandungan gizinya serta mengkonsumsinya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan agar status gizi dan kesehatannya tetap optimal.