Rosalia Sira Sarungallo
univertsitas Kristen Indonesia Paulus Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Stabilitas Viskositas, pH, dan Karakteristik Organoleptik Sirup Obat Batuk pada Variasi Suhu Penyimpanan Trisna Catherine Gasong; Lydia Melawaty; Maxie Djonny; Rosalia Sira Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 4 No 1 (2025): Vol.4 No.1 Februari 2025 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/rzavyt70

Abstract

Sirup obat batuk merupakan salah satu sediaan farmasi cair yang banyak digunakan karena kemudahan penggunaan dan tingkat penerimaan yang tinggi. Sirup obat batuk rentan mengalami perubahan mutu selama penyimpanan, terutama akibat pengaruh suhu. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi stabilitas fisika, kimia, dan karakteristik organoleptik sediaan, yang berpengaruh terhadap kualitas dan penerimaan oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap perubahan viskositas dan pH, serta mengevaluasi perubahan karakteristik organoleptik yang meliputi warna, bentuk sediaan, bau atau aroma, dan rasa pada sediaan sirup obat batuk yang dipreparasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Sediaan sirup obat batuk dibuat dengan menggunakan Diphenhydramine hidroklorida sebagai zat aktif, kemudian disimpan selama satu bulan pada tiga kondisi suhu, yaitu 5 ºC, 25 ºC, dan 35 ºC, menggunakan wadah kaca transparan dan kaca gelap. Parameter stabilitas yang diuji meliputi viskositas, pH, dan karakteristik organoleptik. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengujian pada masing-masing suhu penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penyimpanan menyebabkan peningkatan viskositas dan penurunan pH sediaan sirup obat batuk. Evaluasi organoleptik menunjukkan bahwa suhu rendah lebih efektif dalam mempertahankan warna, bau atau aroma, dan rasa sediaan, sedangkan bentuk sediaan stabil pada seluruh variasi suhu. Penyimpanan pada suhu rendah memberikan stabilitas fisika, pH, dan karakteristik organoleptik yang lebih baik dibandingkan suhu yang lebih tinggi.
Formulasi Perekat Tapioka-Asam Sitrat dan Pengaruhnya terhadap Sifat Mekanik dan Fisik Papan Partikel Kayu Sengon Dimas Wirayudha Ribawa; M. Saleh; Rosalia Sira Sarungallo
Paulus Chem Engineering Journal Vol 5 No 1 (2025): Vol.5 No.1 Agustus 2025 Paulus Chem Engineering Journal
Publisher : Prodi Teknik Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63365/mh4ve424

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi komposisi serbuk kayu sengon, perekat tapioka, dan asam sitrat terhadap sifat mekanik dan fisik papan partikel, dengan fokus pada perubahan modulus elastisitas (MOE), modulus patah (MOR), kerapatan, daya serap air, dan pengembangan tebal. Formulasi papan partikel disiapkan dengan variasi fraksi serbuk kayu, perekat tapioka, serta penambahan asam sitrat 20 g dan satu perlakuan tanpa asam sitrat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel dengan fraksi perekat tertinggi (T4: 60% perekat dan 20 g asam sitrat) menghasilkan kinerja mekanik terbaik, dengan MOE 26.957,25 kg/cm2 dan MOR 109,17 kg/cm2 yang memenuhi persyaratan SNI. Penambahan asam sitrat berkontribusi terhadap peningkatan kekakuan matriks melalui pembentukan ikatan ester, yang terlihat pada MOE lebih tinggi dibandingkan sampel tanpa asam sitrat (T80). Sifat fisik, papan partikel dengan proporsi perekat tinggi menunjukkan kerapatan lebih besar, daya serap air lebih rendah, dan pengembangan tebal yang lebih kecil dibandingkan formulasi dengan perekat rendah. Formulasi perekat tapioka-asam sitrat menunjukkan potensi sebagai perekat berbasis biomassa untuk meningkatkan performa papan partikel kayu sengon.