Dwi Arini Nursansiwi
Universitas Mbojo Bima, NTB, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN BAGI PELAKU UMKM MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN DIGITAL Armiani Armiani; Dwi Arini Nursansiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): July_Oct (On Progress)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/rwf1ce65

Abstract

UMKM di sektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, termasuk rendahnya literasi keuangan digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui pelatihan manajemen keuangan digital yang praktis dan aplikatif. Metode kegiatan melibatkan pelatihan satu hari yang mencakup teori literasi keuangan, penggunaan aplikasi manajemen keuangan digital, dan simulasi pengelolaan keuangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan skor pemahaman peserta dari rata-rata 2,1 (pre-test) menjadi 4,3 (post-test) pada skala Likert (1-5). Pelatihan ini terbukti efektif dan dapat direplikasi di daerah lain dengan karakteristik UMKM yang serupa.
BRANDING PRODUK UMKM BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STRATEGI DIGITAL MENGANGKAT CERITA BUDAYA LOMBOK BARAT Dwi Arini Nursansiwi; Endang Kartini; Baiq Desthania Prathama; Armiani Armiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/qp5vpc87

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lombok Barat menghadapi tantangan serius dalam daya saing digital, yang menghambat akses mereka ke pasar yang lebih luas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengimplementasikan strategi branding berbasis kearifan lokal dan pemasaran digital. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 40 pelaku UMKM, dengan tahapan pelatihan, workshop. Metode yang diterapkan mencakup pengembangan identitas merek, penyusunan narasi produk, dan penerapan teknik storytelling dalam promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep branding dan keterampilan pemasaran digital, dengan rata-rata skor pre-test meningkat dari 58,91 menjadi 73,82 pada post-test. Manfaat yang diperoleh mencakup peningkatan daya saing produk UMKM dan pelestarian warisan budaya lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi kearifan lokal dalam strategi pemasaran, serta merekomendasikan pelatihan lanjutan untuk memperkuat keberlanjutan program dan adaptasi terhadap dinamika pasar.
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM LOMBOK BARAT MELALUI PELATIHAN PEMASARAN ONLINE BERBASIS WHATSAPP BUSINESS DAN INSTAGRAM SHOPPING Baiq Desthania Prathama; Sofiati Wardah; Dwi Arini Nursansiwi; Armiani Armiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/ta8ytv53

Abstract

Transformasi digital UMKM di Lombok Barat menjadi agenda strategis dalam meningkatkan daya saing ekonomi lokal, terutama di era industri 4.0. Latar belakang kegiatan ini berfokus pada rendahnya literasi digital dan pemanfaatan platform pemasaran online di kalangan pelaku UMKM, yang mengakibatkan keterbatasan dalam jangkauan pasar dan efisiensi operasional. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan WhatsApp Business dan Instagram Shopping sebagai alat pemasaran yang efektif. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi pendekatan partisipatif dengan pelatihan intensif, simulasi praktik langsung, dan pendampingan daring selama tiga minggu. Kegiatan ini melibatkan 50 pelaku UMKM yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital peserta, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 45%. Manfaat yang diperoleh mencakup peningkatan visibilitas produk, interaksi pelanggan yang lebih baik, dan potensi penjualan yang meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk mendalami strategi pemasaran digital yang lebih kompleks. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup penyelenggaraan pelatihan lanjutan dan pembentukan komunitas UMKM digital untuk mendukung keberlanjutan program.