Mahdi Hidayatullah
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Innovative Strategy in Fundraising Zakat: Case Study at the National Zakat Amil Agency, Tanah Laut Regency Mahdi Hidayatullah; Wahidah Wahidah; Rusdiana Rusdiana
Islamic Studies Journal (ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Studies Journal (ISLAM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/pneh2q18

Abstract

This study explores the innovative strategies in zakat fundraising implemented by the National Zakat Board (Badan Amil Zakat Nasional, BAZNAS) in Tanah Laut District. The research focuses on the management of fundraising activities, including planning, strategy selection, marketing, receipt and distribution of funds, stewardship, and reporting. The qualitative approach, through interviews, observations, and documentation, reveals that BAZNAS Tanah Laut has effectively integrated various fundraising strategies to enhance zakat collection and distribution. The organization emphasizes the importance of planning and aligns its fundraising activities with its annual work plan, strategic plan, and annual budget. Innovative marketing techniques, both offline and online, play a crucial role in reaching a wider audience and encouraging zakat payment. The study also highlights the challenges faced in fundraising efforts, such as building trust among potential zakat payers and navigating external obstacles. Despite these challenges, BAZNAS Tanah Laut demonstrates a commitment to transparency, accountability, and effective communication with stakeholders. This research contributes to the understanding of zakat management practices and offers insights for other zakat institutions aiming to improve their fundraising strategies.
STRAŻNICY DEMOKRASI DIGITAL: INOVASI BAWASLU MENGHADAPI TANTANGAN PEMILU 2024 Mahdi Hidayatullah
Law Studies and Justice Journal (LAJU) Vol. 1 No. 3 (2024): Law Studies and Justice Journal (LAJU) - July_Sept (On Progress)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/0cvhty74

Abstract

Pemilu 2024 di Indonesia menandai tonggak penting dalam demokrasi di tengah era disrupsi digital, menghadapi tantangan kompleks seperti meningkatnya penggunaan media sosial dan platform digital untuk kampanye politik. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dihadapkan pada urgensi berinovasi dalam mengawasi proses pemilu di era digital ini, dengan fokus pada generasi muda yang dominan dalam pemilih. Bawaslu mengembangkan inovasi seperti aplikasi Siwaslu dan Gowaslu, meski menghadapi kendala infrastruktur dan literasi digital di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi Bawaslu dalam mengatasi tantangan Pemilu 2024, serta mengidentifikasi peluang dan hambatan implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan fokus pada analisis yuridis normatif, mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran disinformasi dan hoaks, kesenjangan kompetensi digital, dan peningkatan beban kerja menjadi tantangan utama Bawaslu. Untuk mengatasinya, Bawaslu berkolaborasi dengan lembaga lain, meningkatkan literasi digital, dan mengembangkan sistem pengawasan digital berbasis AI dan big data. Peluang utama terletak pada peningkatan infrastruktur digital dan literasi masyarakat, namun hambatan seperti kesenjangan digital dan keterbatasan literasi digital masih perlu diatasi. Penelitian ini memberikan saran untuk mempercepat peningkatan kapasitas SDM, memperkuat kerjasama antar lembaga, mengembangkan strategi pengawasan adaptif berbasis data, serta memprioritaskan pemerataan akses dan literasi digital. Dengan implementasi saran ini, diharapkan Bawaslu dapat meningkatkan perannya sebagai "strażnik demokrasi digital" dalam menjaga integritas Pemilu 2024 dan seterusnya.