Teuku Muhammad Fauzan Robbani
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDEKATAN ANTROPOLOGI DALAM STUDI ISLAM  (TEORI INTERPRETATIF CLIFFORD GEERTZ) Teuku Muhammad Fauzan Robbani
Islamic Studies Journal (ISLAM) Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies Journal (ISLAM)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/73dcw521

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendekatan antropologi dalam studi islam. Dalam KBBI antropologi didefinisikan sebagai sebuah ilmu tentang manusia, khususnya tentang asal usul, aneka warna, bentuk fisik, adat istiadat dan kepercayaannya pada masa lampau. Antropologi sebagai sebuah ilmu kemanusiaan yang sangat berguna untuk memberikan ruang studi yang lebih elegan dan luas, sehingga nilai nilai dan pesan keagamaan bisa disampaikan pada masyarakat yang heterogen. Tugas utama antropologi adalah studi yang mempelajari tentang manusia untuk memungkinkan kita memahami diri kita tentang kesatuan manusia secara esensial dan karenanya yang membuat kita saling menghargai antara satu dengan yang lain. Disamping itu proses penelitian pendekatan antropologi dalam studi islam ini menggunakan metode studi pustaka (library research), peneliti melakukan objek kajian datanya menggunakan data pustaka yang bersumber jurnal teori interpretatif clifford Geertz dan buku pendekatan studi islam yang ditulis oleh Dr. Julhadi,M.A sebagai sumber untuk mendapatkan data-data tersebut. Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui dan mempelajari tentang manusia menjadi sangat penting untuk memahami agama.
Dimensi Spiritual Bulan Haram dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Q.S. At-Taubah: 36 dan Momentum Muharram 1448 H: The Spiritual Dimension of the Sacred Months in the Qur'an: An Exegetical Analysis of Surah At-Tawbah (9:36) in the Momentum of Muharram 1448 H Teuku Muhammad Fauzan Robbani
Al-Ma‘ani: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ma‘ani: Journal of Islamic Studies
Publisher : LPPM Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/almaani.v2i1.1326

Abstract

This study aims to deeply analyze the spiritual dimension of the sacred months based on the tafsir of surah At-Taubah verse 36, particularly on the momentum of welcoming the Muharram 1448 H New Year. The research method used is descriptive qualitative with a literature study (library research) approach, based on the Tafsir Maudhui (thematic) analysis method to synthesize data comprehensively. The results of this study show that the prohibition of wronging oneself (do not wrong yourselves) in the sacred months indicates the importance of self-control from negative behaviors, maintaining mental health against social anxiety or insecurity, and avoiding an excessively consumptive lifestyle. This spiritual dimension can be actualized through the application of the concept of taqwa, a simple lifestyle (frugal living), and prioritizing spiritual wealth (inner wealth) over material goods. The momentum of Muharram 1448 H should serve as a means of collective self-reflection and strengthening da'wah values in Indonesia to cultivate true piety. This research contributes theoretically to the Qur'anic studies treasury by offering practical and spiritual solutions that are highly relevant to address the socio-psychological challenges of modern society.