Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI STRATEGI DISTRIBUSI BAWANG MERAH DI DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Farah Mutiara; A Yusuf Kholil; Paulus Ndori Wangge
Science and Applied Journal (SIAP) Vol. 3 No. 1 (2026): Science and Applied Journal (SIAP)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, namun efisiensi distribusi masih menjadi kendala utama, khususnya pada komoditas hortikultura seperti bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem distribusi bawang merah serta merumuskan strategi optimalisasi distribusi yang lebih efektif dan efisien di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung selama kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL). Data yang digunakan terdiri atas data primer dan sekunder yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem distribusi bawang merah di Desa Torongrejo masih didominasi oleh saluran distribusi tidak langsung dengan rantai pasok yang panjang melalui tengkulak dan pedagang pengumpul. Analisis margin menunjukkan bahwa saluran distribusi panjang memiliki total margin sebesar 83,33%, sedangkan saluran distribusi pendek sebesar 52,78%, yang mengindikasikan bahwa saluran yang lebih pendek lebih efisien dan menguntungkan bagi petani. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan akses pasar, ketergantungan terhadap perantara, minimnya informasi harga, serta fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh faktor musiman. Optimalisasi distribusi dilakukan melalui strategi pemangkasan rantai distribusi, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi digital, serta diversifikasi produk bernilai tambah. Selain itu, dukungan pemerintah dalam bentuk pengembangan infrastruktur distribusi dan sistem informasi pasar menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi sistem pemasaran. Penelitian ini menegaskan bahwa perbaikan sistem distribusi merupakan prasyarat utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan agribisnis bawang merah di tingkat lokal.