Nafhan Nabilah Rahmat
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Paguyuban Pengarang Sunda Wanita PATREM Dalam Meningkatkan Eksistensi Sastrawati Sunda 2019-2022 Nafhan Nabilah Rahmat
Priangan: Journal of Islamic Sundanese Culture Vol. 3 No. 2 (2024): Priangan: Journal of Islamic Sundanese Culture
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/priangan.v3i2.22077

Abstract

The Sundanese Patrem Literature Association is an organization of women writers in West Java which was founded on November 4, 1982. The founders of this association include Tini Kartini, Ningrum Djualeha, Ami Raksanegara and Popong Otje Djundjunan, which was originally established as an association of wanoja authors (Women Authors). The name patrem is taken from the jewelry as well as the weapons used by Dyah Pitaloka or Putri Citraresmi.Key Word: Sundanese, Patrem, LiteraturePaguyuban Sastrawati Sunda Patrem merupakan organisasi pengarang wanita yang berada di jabar (Jawa Barat) yang didirikan pada tahun 1982 tanggal 4 November. Pendiri dari paguyuban ini diantaranya ialah Tini Kartini, Ningrum Djualeha, Ami Raksanegara dan Popong Otje Djundjunan, yang pada awalnya paguyuban ini didirikan untuk sebuah perkumpulan pengarang wanoja (wanita). nama patrem diambil dari perhiasan sekaligus senjata yang digunakan dyah pitaloka atau putri Citraresmi. Key Word: Sunda, Patrem, Sastra