Teddiansyah Nata Negara
Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sejarah Seni Mahkota Tokoh-tokoh Wayang Golek di Jelekong Tahun 1990-2000 (Pendekatan Arkeologis) Teddiansyah Nata Negara; Tolib Rohmatillah
Priangan: Journal of Islamic Sundanese Culture Vol. 2 No. 2 (2023): Priangan: Journal of Islamic Sundanese Culture
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/priangan.v2i2.32688

Abstract

 AbstractWayang Golek is one of the performing arts that is in great demand by the public. There are so many arts that accompany wayang golek, starting from music art to the art of puppet carvings that are made, including in the crown which is quite complicated. The method used in this study is the historical research method. This research was conducted with several steps: topic selection, source collection (heuristics), internal and external criticism (verification), analysis and interpretation (interpretation), and presentation in written form (historiography). The art of the golek puppet crown has a very interesting history and is certainly inseparable from some of the rules that have been made by previous craftsmen. By time to time, the art of the golek puppet crown has increasingly developed carried out by puppeteers. Keyword: archaeology, crown, Wayang Golek AbstrakWayang Golek merupakan salah satu dari seni pertunjukan pagelaran yang sangat diminati masyarakat. Banyak sekali seni yang menyertai wayang golek dimulai dari seni musik sampai seni ukiran wayang yang dibuat termasuk di bagian mahkota yang terbilang cukup rumit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan: pemilihan topik, pengumpulan sumber (heuristik), kritik intern dan ekstern (verifikasi), analisis dan interpretasi (penafsiran), serta terakhir penyajian dalam bentuk tulisan (historiografi). Seni mahkota wayang golek memiliki sejarah yang sangat menarik dan tentunya tidak terlepas dari beberapa aturan yang telah dibuat oleh pengrajin-pengrajin terdahulu. Dari masa ke masa, seni mahkota wayang golek semakin berkembang yang mana dilakukan oleh para dalang.  Kata kunci: Arkeologi, Makhota, Wayang Golek