Literasi matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengidentifikasi, bernalar, mengomunikasikan matematika, berstrategi dalam pemecahan masalah, dan merepresentasikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bagi siswa tunagrahita, literasi matematika sering menjadi tantangan tersendiri untuk mereka. Oleh karena itu, diperlukan scaffolding berupa inovasi media pembelajaran yang mampu menyajikan konsep-konsep matematika secara visual dan interaktif untuk mendukung pemahaman mereka melalui scaffolding based on technology berupa NEIMoL. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media NEIMoL Islami berbantuan Augmented Reality yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa tunagrahita. Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp (1997), yang terdiri dari lima tahap: investigasi awal, desain, realisasi, uji coba dan revisi, serta implementasi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, observasi, wawancara, angket, dan tes literasi matematika. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon guru dan siswa, serta tes pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah siswa diasabilitas tunagrahita di Sekolah disabilitas. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan Sangat Valid dengan rata-rata skor 4,1 dari skala 5. Model ini juga dinilai praktis berdasarkan observasi aktivitas guru dan murid, dengan skor kepraktisan 3,7, serta memperoleh respons positif dari guru dan murid. Dari segi Efektivitas media dibuktikan melalui uji N-Gain yang memperoleh nilai sebesar 0,7175 dengan kategori peningkatan tinggi sehingga media dinyatakan efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media NEIMoL Islami berbantuan Augmented Reality yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa tunagrahita.