Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Listrik dan Elektronika di SMKN 1 Darul Kamal disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Pola pembelajaran tersebut membuat siswa kurang aktif, cenderung pasif, serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran Discovery Learning yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa, di mana siswa didorong untuk menemukan pengetahuan dan konsep secara mandiri melalui proses bertanya, mengamati, menalar, serta menarik kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa serta respon mereka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode One Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukkan nilai posttest siswa berada pada rentang 70–90 dengan rata-rata 70,95. Dari total 21 siswa, sebanyak 12 orang (77,50%) mencapai ketuntasan belajar (≥75), sehingga memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran mencapai skor rata-rata 73,15% yang termasuk dalam kategori “tertarik”. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning berpengaruh positif serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar Dasar-Dasar Listrik dan Elektronika, sekaligus memperoleh respon yang baik dari siswa. Dengan demikian, Discovery Learning layak dijadikan alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SMK, terutama pada mata pelajaran Dasar-dasar Listrik dan Elektronika