Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan E-Government Melalui Aplikasi SEPEKAN (Sistem Informasi Rekomendasi Perizinan Kelitbangan Dengan Digital Signature) Di Bappeda Kabupaten Gresik Andrea Puspita; Prasetyo Isbandono
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan Kabupaten Gresik khususnya pada Bappeda Kabupaten Gresik mewujudkan penerapan E-Government melalui inovasi aplikasi SEPEKAN (Sistem Informasi Rekomendasi Perizinan Kelitbangan Dengan Digital Signature). Pelayanan pembuatan surat izin rekomendasi penelitian/survei/KKN/riset/PKL belum sepenuhnya dilakukan dengan maksimal. Di dalam aplikasi SEPEKAN masih ada beberapa kendala dalam prosdur pelayanan seperti seringkali terjadi bug pada saat pengisian kuisioner, tidak ada informasi terhadap kuota magang, kurang diketahuinya aplikasi SEPEKAN oleh masyarakat secara umum. Tujuan penelitian ini adalah memberikan evaluasi terhadap penerapan E-Government melalui aplikasi SEPEKAN dalam mewujudkan pelayanan publik untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi, akuntabilitas serta transparansi penyelengaraan pemerintahan, yang bisa diakses dengan cepat, dimanapun dan kapanpun dengan minimal kendala di Bappeda Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi, kemudian dikaitkan dengan teori menurut Indrajit (2006) yaitu terdapat tiga elemen penting untuk mencapai suksesnya E-Government yaitu Support, Capacity, dan Value Hasil penelitian menunjukkan indikator support yang meliputi pencapaian visi dan misi, tersedianya alokasi sumber daya manusia, finansial, dan dukungan infrstruktur serta suprastruktur sudah tercukupi. Dalam mendukung penerapan E-Government melalui aplikasi SEPEKAN. Namun masih kurang meratanya sosialisasi kepada masyarakat secara umum akan keberadaan aplikasi SEPEKAN. Pada indikator capacity, sumber daya finansial sudah terpenuhi dalam tata kelola aplikasi SEPEKAN. Namun dari infrastruktur teknologi masih sering terjadi bug pada saat pengisian kuisioner dan masih terdapat fitur yang belum lengkap. Pada indikator value, masyarakat mendapatkan manfaat yang signifikan dalam hal efisien waktu, biaya, dan tenaga dalam pengurusan surat izin rekomendasi penelitian/survei/KKN/riset/PKL Namun masih terdapat kendala yang dirasakan masyarakat seperti jaringan yang tidak stabil dan kurangnya pemahaman sebagian masyarakat dalam menggunakan aplikasi. Disimpulkan bahwa penerapan aplikasi SEPEKAN belum sepenuhnya optimal serta memerlukan perbaikan berkelanjutan di sistem, serta taktik sosialisai yang lebih merata untuk memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik dan optimal.