Sri Wahyuni
Universitas Persada Bunda, Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Generasi Muda Tentang Peran Dan Fungsi Otoritas Jasa Keuangan, Perencanaan Dan Pengelolaan Keuangan Suci Ramadhani; Asepma Hygi Prihastuti; Sri Wahyuni; Annesa Adriyani; Rahmi Zainal; Siti Ainun; Annisa Tria Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa SMAN 16 Pekanbaru. Program ini didasarkan pada kondisi rendahnya pemahaman generasi muda terhadap peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pengelolaan keuangan pribadi, serta risiko layanan keuangan digital, sebagaimana ditunjukkan dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024 yang menempatkan kelompok usia 15–17 tahun sebagai kelompok dengan literasi keuangan terendah. Hasil monitoring awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami  fungsi dan kewenangan OJK, belum terbiasa menyusun perencanaan keuangan sederhana, serta minim kewaspadaan terhadap pinjaman online dan aplikasi keuangan ilegal. Berdasarkan temuan tersebut, tim menyusun kegiatan edukasi melalui metode ceramah interaktif, diskusi, simulasi perencanaan keuangan, serta kuis digital guna meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 26 September 2025 di Aula SMAN 16 Pekanbaru dengan peserta siswa kelas XII IPS. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Sebanyak 90% siswa mampu menjelaskan kembali peran OJK, 85% dapat menyusun perencanaan keuangan pribadi, dan 88% memahami perbedaan antara pinjaman online legal dan ilegal. Partisipasi siswa pada seluruh sesi kegiatan sangat tinggi dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak lanjutan berupa rencana pemanfaatan materi dan metode pembelajaran oleh guru sebagai bagian dari penguatan literasi keuangan di sekolah.Kegiatan PkM ini menghasilkan beberapa luaran, antara lain peningkatan literasi keuangan siswa, terbentuknya model edukasi keuangan berbasis media digital, publikasi pada media massa, serta penguatan kerja sama antara Universitas Persada Bunda Indonesia dan SMAN 16 Pekanbaru.
Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Pada Generasi Muda Sebagai Upaya Pencegahan Investasi Kiki Joesyiana; Desi Susanti; Agustin Basriani; Nanik Yuzalmi; Sri Wahyuni; Nefrida Nefrida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.220

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Persada Bunda Indonesia dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa SMAN 16 Pekanbaru tentang keuangan syariah dan investasi ilegal. Program ini didasarkan pada kondisi rendahnya pemahaman generasi muda terhadap masnajemen keuangan syariah, perbedaan keuangn syariah dengan keuangan konvensional, serta risiko investasi ilegal. Hasil monitoring awal menunjukkan bahwa belum adanya pembelajaran praktis tentang keuangan syari’ah dan investasi ilegal serta kerentanan terhadap kewaspadaan mitra akan tawaran investasi ilegal. Berdasarkan temuan tersebut, tim menyusun kegiatan edukasi melalui metode ceramah interaktif, diskusi, contoh konkrit dari lembaga keuangan syariah dan risiko investasi ilegal, serta kuis digital guna meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Materi yang diberikan meliputi pemahaman tentang manajemen keuangan syariah dan investasi ilegal yang ada di indonesia. Melalui simulasi dan latihan praktis, siswa di beri pemahaman tentang keuangan syariah, perbedaannya dengan keuang nkonvensional, lembaga resmi terkait, investasi ilegal serta risiko/bahayanya investasi ilegal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Sebanyak 85,5% siswa mampu memahami tentang keuangan syariah, 80% dapat memahami tentang investasi ilegal dan 77% memahami perbedaan antara investasi legal dan illegal serta ciri-ciri dari masing-masingnya. Partisipasi siswa pada seluruh sesi kegiatan sangat tinggi dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak lanjutan berupa rencana pemanfaatan materi dan metode pembelajaran oleh guru sebagai bagian dari penguatan literasi keuangan di sekolah. Kegiatan PkM ini menghasilkan beberapa luaran, antara lain peningkatan pemahaman siswa tentang keuangan syariah serta perbedaannya dengan keuangan konvensional, siswa juga memahami tentang investasi ilegal serta risiko/bahaya dari investasi ilegal, juga penguatan kerja sama antara Universitas Persada Bunda Indonesia dan SMAN 16 Pekanbaru. Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai efektif dalam mencapai tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa serta memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pemenuhan pengetahuan tentang keuangan syariah dan investasi ilegal di lingkungan pendidikan menengah. Kata kunci : Keuangan Syariah; Investasi Ilegal; Keuangan Digital