Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Pelayanan Puskesmas Dan Pemanfaatan Puskesmas Oleh Masyarakat Di Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi Yulie Widya Hapsari; Jef Rudiantho Saragih; Pinondang Nainggolan; M Ade Kurnia Harahap
Jurnal Regional Planning Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Regional Planning Vol 8 No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/f9h0by89

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan salah satu indikator penting kesejahteraan, sehingga keberadaan fasilitas kesehatan dasar seperti puskesmas menjadi elemen penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat. Puskesmas tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan kesehatan tingkat pertama, tetapi juga sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat (Azwar, 1996). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pelayanan puskesmas, tingkat pemanfaatan puskesmas oleh masyarakat, serta pengaruh jarak, fasilitas pendukung, dan perilaku petugas kesehatan terhadap pemanfaatan puskesmas di Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dokumentasi, dan skoring terhadap 96 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan skala Likert, metode skoring, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan puskesmas di Kecamatan Rambutan berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase 90,05%. Tingkat pemanfaatan puskesmas pada tiga puskesmas penelitian berada pada kategori sedang. Secara simultan, variabel jarak, fasilitas pendukung, dan perilaku petugas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan puskesmas, dengan nilai F hitung 99,035 dan signifikansi 0,000. Secara parsial, perilaku petugas kesehatan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan puskesmas. Dengan demikian, peningkatan mutu interaksi pelayanan menjadi aspek kunci dalam mendorong pemanfaatan puskesmas oleh masyarakat