This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI LITERASI KEUANGAN DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING BERBASIS KELUARGA: INTERVENSI KOMUNITAS DI PANDEGLANG BANTEN Sev Rahmiyanti; Urika Urika; Adi Supriyatno; Iba Gunawan; Achmad Rifai; Farhan Bintang Ramadhan; Noval Fathullah
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.2841

Abstract

Stunting merupakan permasalahan multidimensional yang tidak hanya memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia dan daya saing ekonomi bangsa. Di Indonesia, stunting sering kali disebabkan oleh ketimpangan sosial-ekonomi, khususnya pada keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan dalam pemenuhan gizi dan akses layanan kesehatan Stunting seringkali disebabkan oleh kondisi ekonomi yang kurang baik. Literasi keuangan yang rendah dan kurangnya pengetahuan tentang kewirausahaan semakin memperburuk situasi ini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan edukasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan sebagai strategi pencegahan stunting berbasis keluarga, mendorong kewirausahaan sebagai sumber pendapatan tambahan dan mencegah stunting melalui pola makan yang lebih baik untuk anak yang lebih sehat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga, edukasi perencanaan keuangan untuk pemenuhan gizi anak, serta pengembangan usaha mikro berbasis potensi lokal. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting di wilayah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi keuangan meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga dalam mengelola pendapatan secara efektif untuk kebutuhan gizi anak. Sementara itu, pelatihan kewirausahaan mendorong lahirnya usaha rumah tangga yang turut memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi keuangan dan kewirausahaan berperan cukup signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor antara akademisi, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diperlukan guna menciptakan intervensi yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.