This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGOLAHAN MP-ASI BERBASIS IKAN BAGI IBU DASA WISMA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI KELURAHAN MOJOREJO, KOTA MADIUN Juni Triastuti; Adriana Monica Sahidu; Patmawati Patmawati; Ade Bai'atur Ridwan; Hildayani Laura Pratiwi; Zainab Cendy Zaiziyah; Farisya Amelia Risky; Harmayetty Harmayetty
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i2.3177

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat di Kota Madiun dilaksanakan untuk mendukung upaya penurunan stunting yang masih menjadi salah satu tantangan utama kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas ibu Dasa Wisma dalam pengolahan MP-ASI berbasis ikan sebagai strategi pencegahan stunting di Kelurahan Mojorejo, Kota Madiun. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, dan pendampingan kepada 30 peserta yang terdiri atas anggota Dasa Wisma dan PKK. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis kuesioner untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman penyebab dan pencegahan stunting (90% menjadi 100%), pengetahuan manfaat ikan sebagai sumber protein hewani (85% menjadi 100%), serta persepsi bahwa ikan dapat mencegah stunting (85% menjadi 100%). Perubahan sikap juga terlihat pada kesediaan memberikan MP-ASI berbasis ikan kepada balita yang meningkat dari 25% menjadi 80%. Selain itu, pengalaman memperoleh penyuluhan stunting meningkat dari 40% menjadi 100%, dan partisipasi pelatihan pengolahan produk ikan dari 35% menjadi 90%. Sebanyak 100% peserta menyatakan pelatihan menarik dan menginginkan pelatihan lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa program efektif dalam meningkatkan literasi gizi, keterampilan pengolahan MP-ASI berbasis ikan, serta memperkuat peran kader sebagai agen edukasi gizi di masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap upaya pencegahan stunting dan penguatan ketahanan gizi balita secara berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.