Transformasi digital desa menjadi kebutuhan strategis dalam tata kelola pemerintahan modern untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Namun, banyak desa masih menghadapi keterbatasan data yang terdokumentasi secara sistematis dan terintegrasi dengan indikator pembangunan berkelanjutan. Desa Huntu Barat di Kabupaten Bone Bolango memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi lokal yang tinggi, tetapi belum memiliki sistem informasi digital yang mendukung pelayanan publik dan promosi potensi desa. Kegiatan KKN Tematik ini bertujuan mengembangkan sistem informasi desa berbasis website serta mendigitalisasi potensi ekonomi masyarakat guna mendukung tata kelola berbasis data dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif berbasis Community-Based Participatory Research (CBPR). Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah dan validasi kebutuhan, digitalisasi layanan informasi (pembuatan website dan digitalisasi arsip), digitalisasi potensi ekonomi (survei usaha mikro, kecil, dan menengah/UMKM), pelatihan dan capacity building, launching website dan sosialisasi publik, serta monitoring dan evaluasi awal. Hasil kegiatan menunjukkan website desa berhasil dikembangkan dengan delapan kategori konten utama, yakni sambutan kepala desa, struktur organisasi, peta desa, layanan desa, berita desa, UMKM desa, galeri, dan infografis. Sebanyak 18 unit UMKM berhasil didata dan dipetakan secara geografis. Dari sembilan peserta pelatihan, 6 orang (66,67%) mampu mengunggah berita secara mandiri dan dapat memperbarui data UMKM tanpa pendampingan. Dalam minggu pertama implementasi, pemerintah desa mengunggah lima berita resmi melalui website sebagai bentuk pemanfaatan aktif. Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi berbasis partisipasi dapat memperkuat kapasitas aparatur desa, meningkatkan transparansi informasi, dan mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.